Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Rekrutmen CPNS dan PPPK Ditunda, Guru Diminta Tetap Profesional

13 Juni 2021, 17: 06: 14 WIB | editor : Nyoman Suarna

Rekrutmen CPNS dan PPPK Ditunda, Guru Diminta Tetap Profesional

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra. (Dewa Rastana/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Sebuah kabar buruk datang bagi pejuang CPNS dan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) yang ada di Gianyar. Sebab rekrutmen PPPK dan CPNS di Gianyar pada tahun 2021 ditunda. Dengan demikian rekrutmen tenaga guru belum bisa dilakukan. Hal itu terjadi lantaran keterbatasan anggaran. 

Kendatipun demikian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra berpesan kepada tenaga guru agar bersabar dan tetap mengajar anak didik. "Sudah seharusnya guru itu bersikap profesional dan tidak terpengaruh oleh situasi apapun," ungkapnya Minggu (13/6).

Ditambahkannya jika situasi yang terjadi saat ini diharapkan bisa dipahami semua pihak. Para guru pun tetap fokus dalam proses belajar-mengajar yang berlangsung demi masa depan generasi bangsa. "Jadi guru honorer atau tidak tetap yang selama ini bertugas di SD maupun SMP tetap mendidik generasi bangsa kita. Jangan sampai terpengaruh berita-berita diluaran yang belum jelas," sebutnya.

Baca juga: Kejar Target, Gianyar Genjot Vaksinasi Untuk Lansia

Pihaknya pun meminta para guru bersabar untuk menunggu rekrutmen dibuka dan instruksi lebih lanjut dari pemerintah. "Kita tunggu saja instruksi lebih lanjut. Karena pemerintah selalu bijaksana dalam menyikapi kekurangan guru maupun menyikapi pengangkatan guru P3K," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan jika Pemkab Gianyar akan merekrut 1.227 PPPK yang tentunya didominasi oleh tenaga pendidik. Sayangnya perekrutan yang disebut-sebut akan diumumkan akhir Mei ditunda. Alasannya keterbatasan anggaran akibat Pandemi. 

Penundaan rekrutmen PPPK dan CPNS di Gianyar pun diumumkan oleh Kepala Badan Pengembangan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Gianyar, Wayan Nurasa.  

Terkait kondisi tersebut, salah seorang guru tidak tetap di Gianyar mengaku hanya bisa pasrah dan sabar. "Kalau tidak tahun ini ya tahun depan saya coba ikut tes, pasrah saja," ujar guru SD yang enggan disebutkan namanya tersebut.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP