Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Nusantara
icon featured
Nusantara

Soal Sembako Kena PPN, Ganjar: Diklarifikasi Saja

13 Juni 2021, 20: 11: 11 WIB | editor : I Putu Suyatra

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (RADAR SOLO)

Share this      

SEMARANG, BALI EXPRESS-Simpang siur kabar kebutuhan pokok atau sembako bakal kena pajak pertambahan nilai (PPN) dikomentari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ia berharap Kementerian Keuangan dan kalangan Dewan Perwakilan Rakyat menglarifikasi kepada masyarakat.

Ganjar berharap melalui klarifikasi, terungkap isi draf yang tengah menjadi perbincangan hangat itu. "Diklarifikasi saja dulu, drafnya apa, isinya apa, benar gak apa yang diceritakan. Saya kira Kemenkeu ataupun dewan bisa mengklarifikasi soal itu," ungkapnya, Minggu (13/6).


Klarifikasi itu Ganjar sangat penting. Sehingga tak muncul gambaran atau anggapan masyarakat bahwa semuanya akan dikenai pajak. Meski menurutnya hal itu tak mungkin.Apalagi, informasi yang beredar di masyarakat saat ini menyebutkan seolah-olah RUU PPN sembako ini sudah dibahas dan akan selesai.


"Maka saya kira baik juga kalau dari kementerian sampaikan klarifikasi yang betul karena nanti jangan sampai ada 'image' seolah-olah semua ini mau dipajaki semuanya, tentu tidak mungkin soal itu, tidak mungkin," ujarnya.

Baca juga: Menginap di Rumah Warga, Bupati Disuguhi Nasi Cacah, Sayur Keladi


Ia juga mengaku dihubungi dari Kementerian Keuangan dan dijelaskan terkait kegaduhan isu tersebut. "Saya kira pemegang otoritas harus menjelaskan, boleh dari eksekutif boleh dari legislatif apa isinya (draf RUU) buka saja," kata Politisi PDIP itu. (ant)


(bx/adi/yes/JPR)

 TOP