Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Dukung Pelestarian Budaya, BPK Bantu Perjuangkan Dana Istimewa

13 Juni 2021, 20: 33: 52 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dukung Pelestarian Budaya, BPK Bantu Perjuangkan Dana Istimewa

ANUGERAH : Penganugerahan Adi Luhung Pramana Parta kepada sejumlah pejabat BPK RI dan BPK RI Perwakilan Bali dari Raja Tabanan Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Minggu (13/6). (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS – Keberadaan puri-puri tidak bisa dilepaskan begitu saja dengan perkembangan pulau Bali dari masa ke masa. Bahkan keberadaan puri menjadi salah satu tempat pelestarian kebudayaan dan kesenian di Bali.

Karena peran itulah, kelestariannya perlu diupayakan. Dan upaya itu salah satunya bisa dilakukan dengan memperjuangkan dana istimewa kebudayaan. Bukan hanya dari APBD provinsi atau kabupaten/kota, namun dari APBN juga.

Untuk itu, sebagai penghormatan serta membantu upaya pelestarian tersebut, anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Prof. Harry Azhar Azis, berniat untuk membantu memperjuangkannya.

Baca juga: Dewan Dorong Polisi Segera Ungkap Tuntas Kasus Pembuang Limbah Medis

Niatnya itu diungkapkan dalam penganugerahan Adi Luhung Pramana Parta, semacam tanda kehormatan dan kekerabatan Puri Singgasana kepada sejumlah pejabat BPK RI dan BPK RI Perwakilan Bali di Puri Agung Tabanan, Minggu (13/6).

Upaya itu akan dia lakukan sebatas kapasitasnya sebagai anggota BPK RI untuk membicarakannya di tingkat Pemerintah Pusat.

“Saya akan ikut bicara kepada Menteri Keuangan. Kalau perlu dengan Bapak Presiden,” kata Harry Azhar Azis yang menjadi salah satu penerima tanda kehormatan tersebut.

Menurutnya, kebudayaan dan kesenian sudah menjadi nafas dari Pulau sekaligus Provinsi Bali. Jadi setidaknya, Provinsi Bali mulai membicarakan atau mengusulkan dana istimewa kebudayaan kepada Pemerintah Pusat.

Sejauh ini dana istimewa kebudayaan baru diperoleh Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta. Begitu juga dengan provinsi lainnya seperti Papua dan Aceh yang memperoleh dana lain yakni dana otonomi khusus.

“Kalau bisa mungkin melalui anggota DPR RI yang mewakili Bali ikut juga mengusulkan ke pusat,” sambung mantan anggota DPR RI tersebut.

Dia juga menyarankan agar para pemangku kebijakan membuat skema kebutuhan dana istimewa kebudayaan tersebut. Kemudian mengajukannya ke Pemerintah Pusat.

“Soal nanti diberikan atau tidak, namanya memperjuangkan. Kalau sudah terumuskan dengan baik, saya akan bicarakan kepada menteri yang membidangi dana istimewa kebudayaan. Masalah untuk pembagiannnya nanti itu dimusyawarahkan pemerintah dan puri-puri di Bali,” jelasnya.

Acara penganugerahan tersebut dilakukan langsung oleh Raja Tabanan Ida Tjokorda Anglurah Tabanan.

Penganugerahan itu juga disaksikan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga.

Serta Sekda Tabanan I Gede Susila, dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan.

Sementara itu Ida Tjokorda Anglurah Tabanan menjelaskan, penganugerahan tersebut sebagai bentuk kenang-kenangan kepada rombongan BPK RI yang telah mengunjungi Puri Tabanan.

“Karena senang melihat budaya di Puri, kami berikan kenang-kenangan sebagai ciri khas dari Puri Tabanan,” katanya.

Dia juga menegaskan, penganugerahan ini juga tidak kaitannya dengan hal-hal lain. Murni karena rombongan BPK ingin melihat keberadaan puri. Sehingga dari pihaknya memberikan kenang-kenangan. Seperti pin Pasemetonan Puri Agung Tabanan, kalung bermedali, dan keris.

“Siapapun nanti yang datang ke sini (Puri Tabanan) tetap akan diberikan tanda kehormatan paling tidak akan diberikan pin,” katanya.

Dia juga berharap, kedatangan BPK RI pertama kalinya Tabanan membantu puri-puri yang ada di Bali. Terutama dalam upaya pelestarian kebudayaan.

Apalagi sejak Puri Tabanan dihancurkan tentara Belanda di masa penjajahan, tidak banyak peninggalan puri yang bisa dipertahankan karena dirampas dan dihancurkan.

“Mudah-mudahan sesuai sambutan dari BPK RI, dapat memperjuangkan keberadaan puri di Bali,” ujarnya.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP