Minggu, 26 Sep 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Polisi Dalami Kasus Napi Lapas Perempuan Minum Nutrisari Disinfektan

Lima Napi Dirawat, Sisanya Kembali ke Lapas

13 Juni 2021, 21: 15: 43 WIB | editor : Nyoman Suarna

Polisi Dalami Kasus Napi Lapas Perempuan Minum Nutrisari Disinfektan

PERKEMBANGAN: Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna menjelaskan terkait perkembangan napi minum disinfektan dan nutrisari yang dirawat pihaknya. (Dok.Bali Express)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS - Insiden narapidana Lembaga Pemayarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Kerobokan minum nutrisari campur disinfektan kini masih didalami oleh aparat kepolisian. Baik dari keterangan para saksi maupun sipir Lapas.

Diketahui, insiden ini menyebabkan seorang napi asal Jakarta bernama Radita tewas dan 20 lainnya dirawat di RSUP Sanglah. Sehingga infestigasi secara mendalam perlu dilakukan untuk mengetahui pelaku utama dan dugaan kelalaian didalamnya. Penyelidikan ini sebelumnya dilaksanakan oleh Penyidik dari Polsek Kuta Utara dan terbaru dilakuakan oleh Penyidik Polres Badung.

Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Putu Ika Prabawa, dikonfirmasi Minggu (13/6) membenarkan terkait kasus tersebut ditangani Polres Badung. "Penyelidikan awal masih seputar saksi-saksi. Infonya juga sebagaian napi sudah pulih dan dikembalikan ke Lapas Perempuan," tuturnya. mengenai informasi tersebut, Polres Badung diagendakan segera mengambil keterangam sebagaian Napi yaang dinyatakan sudha pulih. 

Baca juga: Pembelian Aset Asabri-Jiwasraya Rawan Digugat, Ini Pandangan Pengamat

"Benar, napi yang sudah pulih akan segera kami periksa. Menyangkut dugaan kelalaian, rencananya Senin (14/6), kami memperdalam keterangan saksi korban dan sipir yang tugas saat kejadian," imbuhnya. Selain itu, menurut Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna yang dikonfirmasi terpisah, hingga Minggu (13/6), 15 napi atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dirawat di RSUP Sanglah Denpasar telah dinyatakan sehat dari keracuna oplosan Disinfektan dan Nutrisari. Sedangkan lima napi lain masih menjalani perawatan.

"Ya, Sabtu (12/6) ada enam (napi) yang masih menjalani perawatan dan setelah dicek pada Minggu siang, tersisa lima orang yanv masih di rawat," beber Dewa Ketut Kresna, Minggu (13/6). Napi yang masih dirawat  ini menjalani pemulihan di ruangan terpisah. Tiga di ruangan Medical Surgical. Lalu dua lainnya di ruangan ruangan Lely. "Kondisi ke lima WBP ini lebih stabil dibandingkan beberapa hari sebelumnya," tutupnya. (ges) 

(bx/ras/man/JPR)

 TOP