Senin, 27 Sep 2021
baliexpress
Home > Features
icon featured
Features

Mengenal Apa Itu Gangguan Efektif Bipolar

18 Juli 2021, 20: 54: 44 WIB | editor : Nyoman Suarna

Mengenal Apa Itu Gangguan Efektif Bipolar

Ilustrasi (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS- Efektif Bipolar disorder, atau yang juga dikenal dengan gangguan bipolar, adalah suatu gangguan mental yang menyebabkan terjadinya perubahan mood yang ekstrem. Hal ini membuat orang yang mengalaminya bisa berubah perasaan secara tiba-tiba dari sangat bahagia (mania) menjadi sangat sedih (depresi). Seperti apa penyakit ini dan seberapa berhayanya penyakit ini? Mari simak penjelasannya.

Salah seorang dokter spesialis Kejiwaan, dr. Nyoman Widhyalestari Parwata, Sp.KJ, mentebutkan gangguan efektif bipolar ini dapat menyebabkan rusaknya hubungan pribadi, rendahnya motivasi dan produktivitas di tempat kerja. "Kondisi ini juga dapat menyebabkan gangguan yang lebih buruk lagi yaitu perasaan ingin bunuh diri," jelasnya.

Dilanjutkannya, saat penderita penyakit bipolar sedih, ia akan merasa sangat tertekan, kehilangan harapan, dan bahkan dapat kehilangan keinginan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Akan tetapi, ketika episode rasa senang muncul, ia akan merasa sangat bersemangat dan penuh gairah, perubahan mood bisa terjadi sering terjadi dalam periode satu tahun.

Baca juga: Bulog Bali Mulai Salurkan Tambahan Bantuan Beras 10 Kilogram

Gangguan efektif bipolar uni, dilanjutkan dr. Widhya bisa menyerang siapa saja, namun dari banyak kasus yang terjadi, gangguan bipolar bisa muncul pada masa akhir remaja atau awal masa dewasa. 

Atau setengah dari keseluruhan kasus gangguan bipolar adalah mereka yang berusia di bawah 25 tahun. "Meski demikian, tidak menutup kemungkinan kondisi ini juga dapat ditemukan pada anak dan orang dewasa," tambahnya.

Penyebab pasti gangguan bipolar tidak diketahui, namun kombinasi genetika, lingkungan, serta struktur dan senyawa kimia pada otak yang berubah seperti penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan terlarang. Hingga adanya trauma pengalaman atau peristiwa kehilangan yang terjadi secara tiba-tiba, seperti kematian orang yang disayang.

Terkait kondisinya sendiri, dr. Widhya mengatakan bipolar disorder adalah kondisi yang tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Artinya, pasien akan memiliki penyakut ini seumur hidupnya. "Adapun pengobatan gangguan bipolar bertujuan untuk menstabilkan perubahan mood saja, karena terapi pengibatan juga disesuaukan dengan kondisi masung-masing pasien," tambahnya.

(bx/gek/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya