Minggu, 26 Sep 2021
baliexpress
Home > Nusantara
icon featured
Nusantara

Baru Sebulan Bebas, Residivis Ajak Teman Nyolong Sepeda 

20 Juli 2021, 05: 00: 59 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Baru Sebulan Bebas, Residivis Ajak Teman Nyolong Sepeda 

BUI LAGI: Mustakim terpaksa masuk bui lagi setelah kembali mencuri dengan Rohan. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Pernah terkurung di balik jeruji besi tampaknya tak membuat Mustakim, 20, kapok. Pasalnya, baru sebulan residivis kasus pencurian handphone ini bebas dari tahanan Polsek Sukawati, ia nyolong lagi bersama temannya, Rohan, 30.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, AKP Hadimastika Karsito Putro, Senin (19/7) menjelaskan, maling kambuhan dan rekannya itu beraksi Jumat (16/7) pukul 22.00 Wita di rumah korban Vincent Norohman Putra, 25, Jalan Pulau Bungin Nomor 96, Pedungan, Denpasar Selatan.

"Saat itu, pukuk 20.30 Wita, korban sedang berada rumah, sedangkan sepedanya terparkir di luar rumah," ujarnya. Berselang pukuk 22.00 Wita, Vincent berniat memasukkan sepeda gungung Polygon Premier 3.0 warna putih miliknya ke dalam rumah. Namun, alangkah terkejutnya karena sepedanya raib.

Baca juga: Kabareskrim Akui Masyarakat masih Percayai Hoaks dr Lois

Korban yang mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta itu, langsung melapor ke Polsek Denpasar Selatan. Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan melakukan penyelidikan dan Olah tempat kejadian perkara ( TKP), hingga dihimpun informasi bahwa pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor warna hitam.

Lanjut petugas menyisir keberadaan maling ini, dan didapati ada seorang laki-laki mengendarai sepeda gayung disusul pengendara Honda Beat Hitam di belakangnya dari arah Pedungan, Denpadar Selatan. "Kami melakukan pembuntutan terhadap terduga pelaku hingga ke Padangsambian, Denpasar Barat," bebernya.

Barulah kala kedua maling itu hendak masuk ke Jalan Buana Raya depan Alfamart, Padangsambian, Tim Opsonal dengan sigap meringkus mereka. Dua lelaki yang akhirnya diketahui bernama Mustakim dam Rohan ini mengakui mencuri sepeda tersebut. 

Mustakim mengakui dirinya sebagai residivis yang baru bebas sebulan sebelumnya. Ternyata, aksi ini bukan satu-satunya dari mereka. Keduanya adalah spesialis maling sepeda dan telah menyatroni lima lokasi berbeda. Akibat perbuatannya, mereka terancam dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan. (ges)

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP