Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

40 Warga Pinggan Positif Covid-19, Pasar Desa Ditutup

20 Juli 2021, 17: 51: 43 WIB | editor : Nyoman Suarna

40 Warga Pinggan Positif Covid-19, Pasar Desa Ditutup

SEPI: Suana di Desa Pinggan,Kecamatan Kintamani, Bangli sepi, Selasa (20/7) sore (Istimewa)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS- Kasus Covid-19 belum bisa dibendung di Kabupaten Bangli. Hal ini bisa dilihat dari jumlah orang yang terkonfirmasi positif terus bertambah. Terbaru sebanyak 40 warga Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani terpapar Covid-19. Hal itu dibenarkan Kepala Dusun Pinggan, Desa Pinggan I Nyoman Nyangleg, Selasa (20/7).

Menurut Nyangleg, awalnya hanya beberapa orang terkonfirmasi positif. Namun setelah dilakukan tracing, ternyata banyak warga sempat kontak dengan  yang positif. Mereka pun ikut swab PCR.   Hasil PCR yang keluar Selasa hari ini, sebanyak 31 orang dinyatakan positif. “Jumlahnya jadi 40 orang,” kata Nyangleg.

Belum bisa dipastikan penyebab merebaknya kasus di desa itu. Selain mewajibkan yang positif menjalani isolasi, pihak desa juga memutuskan bahwa pasar desa yang bisa memancing kerumunan untuk sementara ditutup. Pasar yang buka setiap pagi sekitar pukul 06.00 tutup mulai Rabu (21/7) besok.

Baca juga: Elipsis, Film Pendek Tentang Tradisi Sebuah Keluarga Bersama Mobilnya

Selain menutup pasar, desa juga memperketat penerapan PPKM Darurat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi semakin banyak terpapar virus. Mengingat, belum semua yang sempat kontak dengan pulugan orang itu ditelusuri.  “Masih ada yang menunggu hasil swab,” terang Nyangleg.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli I Wayan Dirgayusa belum berani memastikan penambahan kasus di Desa Pinggan. Alasannya belum pegang  data terbaru.  “Belum ada data masuk,” tegas Dirgayusa, Selasa sore.

Namun demikian, berdasarkan data sebelumnya, diakui Dirgayusa memang ada masyarakat Pinggan terkonfirmasi Covid-19. Beberapa di antaranya menjalani isolasi di rumah sakit. “Data sebelumnya ada tujuh orang positif di sana,” kata Dirgayusa.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP