Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Kolom
icon featured
Kolom

DPW LDII Bali Bagi 12 Ribu Paket Daging Kurban

20 Juli 2021, 17: 57: 08 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

DPW LDII Bali Bagi 12 Ribu Paket Daging Kurban

KURBAN : Penyembelihan hewan kurban di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bali, Selasa (20/7).  (Agung Bayu/Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS -  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bali menyemblih 297 hewan kurban saat Idul Adha 1442 H, Selasa (20/7).

Penyembelihan dilakukan di masing-masing wilayah kecamatan hingga kabupaten, guna menerapkan protokol kesehatan. Total sebanyak 12 ribu paket daging kurban dibagikan kepada warga dengan cara membawakan ke rumah masing-masing warga oleh panitia. 

Ketua DPW LDII Bali, Haji Hardilan, menjelaskan, pelaksanaan kurban tahun ini jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Dalam suasana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Daurat, pihaknya harus melaksanakan sholat Idul Adha dengan jumlah terbatas hingga pelaksanaan pemotongan hewan juga secara terbatas. 

Baca juga: 40 Warga Pinggan Positif Covid-19, Pasar Desa Ditutup

"Pelaksanaan dari sholat dari rumah, tempat-tempat yang memungkinkan dengan dibatasi koutanya 50 persen dari kapasitas dan selalu taat prokes. Dari awal panitia membatasi jumlah pemotongan hewan, dahulunya mencapai 100 orang, sekarang hanya 30 orang," paparnya, Selasa (20/7).

Haji Hardilan memaparkan proses pemotongan hewan kurban secara bergantian. Total hewan yang jadi kurban seluruh Bali dari LDII sebanyak 297 hewan, terdiri dari kambing 190 ekor dan 107 ekor sapi. "Kita sistemnya rolling melakukan penyembelihan, dilakukan mulai  di tingkat kabupaten hingga tingkat kecamatan. Itu sudah dibagi  sama masing-masing wilayah," tandasnya. 

Ia juga menambahkan, tahun ini pihaknya menebar 12 ribu paket daging kurban. Jumlah itu lebih banyak dari tahun lalu yang berjumlah 10 ribu paket. " Lebih banyak beramal, karena banyak yang terdampak Covid-19," ujar Hardilan.

Ditambahkannya, proses pembagiannya dilakukan secara langsung oleh panitia ke rumah-rumah warga. Langkah itu dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan. " Kita akan antar ke rumah-rumah warga agar tidak ada kerumuman. Tidak memandang agama, semua sektor terdekat dari LDII akan dibagikan secara merata, begitu juga yang ada di wilayah kabupaten atau kecamatan," tandasnya.

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP