Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Nusantara
icon featured
Nusantara

Aparat Desa Dobrak Kamar Hotel, Temukan Pria Jakarta Tewas

20 Juli 2021, 18: 27: 30 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Aparat Desa Dobrak Kamar Hotel, Temukan Pria Jakarta Tewas

DI LANTAI: Cahyo yang dikira hanya tidur saat telungkup di lantai, ternyata seudah meninggal. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Karyawan Hotel Wisata Indah Jalan Bedugul Nomor 24  Desa Sidakarya, Denpasar Selatan dan warga sekitar, dibuat gempar oleh seorang tamu asal Jakarta yang menginap. Pasalnya, tamu bernama Cahyo Haryadi, 37, ternyata tewas di dalam kamar nomor 18, Senin (19/7) malam.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Hadimastika Karsito Putro, dikonfirmasi Selasa (20/7) menerangkan, peristiwa itu bermula ketika seorang kurir ekspedisi datang membawa sebuah barang yang disebut milik korban pukul 17.00 Wita. Pihak hotel yakni saksi bernama I Nyoman Merta, 38, lalu memanggil pria asal Jakarta itu untuk mengambil barangnya.

"Menurut saksi Merta, datang kurir bawa barang milik korban, lalu dia sampaikan ke kamar korban, digedor pintunya tapi tak ada jawaban," jelas Hadimastika. Merta yang tidak mendapatkan respon, coba mengintip dari celah jendela kaca nako dan terlihat pria yang menggunakan baju warna abu-abu serta celana pendek warna hitam, tidur telungkup di lantai.

Baca juga: DPW LDII Bali Bagi 12 Ribu Paket Daging Kurban

Pria Jakarta Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Hotel (Istimewa)

Awalnya pria yang sebagai karyawan hotel ini, tak merasa aneh melihat korban tidur. Sehingga, ia kembali menemui kurir dan membayar dulu biaya paket untuk tamu itu. Berikutnya, pukul 20.15 Wita, karyawan lain bernama Kadek Sunarya, juga menyempatkan untuk menengok keadaan Cahyo, tapi didapati ada cairan di lantai sekitar korban tidur.

"Teman saksi bernama Sunarya, juga menengok korban dan melihat ada cairan yang membuatnya jadi curiga. Lalu hal itu disampaikan kepada saksi Merta," lanjutnya. 

Merta yang diberitahu kabar mencurigakan terkait cairan di sekitar korban tidur, tak bisa berbuat apa-apa mengingat pintu kamar yang terkunci. Maka kejadian itu disampaikan ke atasan, Kadek Sukarniti, untuk melapor ke Perbekel Sidakarya.

Berselang 15 menit kemudian, datang tim dari Desa Sidakarya untuk mengecek keadaan seorang pendatang di wilayahnya. Mereka pun mendobrak pintu kamar, namun terkejut kala mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan wajah membiru, sehingga langsung dilaporkan ke Polisi guna proses lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Inafis Polresta Denpasar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria malang tersebut. Selain itu, petugas juga menemukan obat-obatan berupa Panadol dan Antimo. 

Jenazah korban selanjutnya  dibawa ke RSUP Sanglah  menggunakan mobil ambuland BPBD Kota Denpasar. "Hasil pemeriksaan sementara, kuat dugaan korban meninggal karena sakit, tapi untuk kepastiannya perlu pemeriksan medis lebih lanjut," tutupnya.  

(bx/aim/rin/JPR)

 TOP