Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bupati Sanjaya Komit Lanjutkan Bangun Infrastruktur di Masa Pandemi

20 Juli 2021, 20: 43: 00 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Bupati Sanjaya Komit Lanjutkan Bangun Infrastruktur di Masa Pandemi

JALAN : Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat meninjau pembangunan ruas jalan Rejasa dan Pesagi di Penebel, Senin (19/7). (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya meninjau pembangunan ruas jalan Rejasa-Pesagi di Kecamatan Penebel, Senin (19/7).

Agenda tersebut untuk memastikan salah satu program dalam visi misi Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani atau AUM perlahan mulai dijalankan di lapangan.

Salah satunya, pembangunan jalan sebagai salah satu bagian dari bidang program pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Waspada, Beredar Link Palsu Pendaftaran Vaksinasi Covid-19

Dalam momen tersebut, Bupati Sanjaya didampingi Sekda dan Kadis PUPR Kabupaten Tabanan. Mereka disambut Perbekel Desa Pesagi dan Bendesa Adat Cangkup.

Terlihat juga camat dan unsur Muspika Kecamatan Penebel, Dewan Pengawas, rekanan pelaksana serta tokoh masyarakat setempat.

Sanjaya menegaskan, selain untuk memastikan janji politiknya perlahan mulai direalisasikan, kunjungannya juga sudah menjadi tugas pemerintah untuk memantau jalannya pembangunan. Baik pada bidang infrastruktur, pertanian, SDM, pariwisata, dan lainnya.

“Kebetulan kami punya komitmen untuk membangun infrastruktur Jalan Rejasa-Pesagi dan ini merupakan kunjungan saya yang ketiga kalinya," sebut Sanjaya.

Sebelumnya, agenda serupa juga dilakukan pada pembangunan ruas jalan Gadungan-Bantas dan komplek jalan Batusangian.

"Setiap peng-hotmix-kan jalan saya akan turun untuk memantau kualitasnya dan mengimbau masyarakat ikut merawat jalannya nanti," sambungnya.

Karena menurutnya, sebagus-bagusnya fasilitas infrastruktur, bila tidak disertai sinergi dari masyarakat untuk merawatnya, maka semuanya sia-sia.

Dia menegaskan kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan budaya gotong-royong. Seperti melakukan pembetonan di sisi jalan, pembersihan got dan lainnya. Sehingga hal itu bisa membantu menjaga dan merawat keberadaan jalan tersebut.

Dia juga optimis, lewat semangat seperti itu, pembangunan akan bisa dicapai. Meskipun Tabanan tidak mempunyai pendapatan daerah yang besar.

Karena itu, dia juga berpesan kepada Perbekel Pesagi dan jajarannya untuk melakukan pengawasan, apabila ada ketidaksesuaian dari kontruksi pembangunan jalan tersebut.

“Desa yang saya cita-citakan adalah desa yang berdikari. Desa yang mandiri. Dan desa yang presisi. Berdaulat di bidang politik. Berdikari di bidang ekonomi. Dan berkepribadian di bidang budaya sesuai ajaran Tri Sakti Bung Karno,” pungkasnya.

Perbekel Desa Pesagi I Made Sudana pada kesempatan itu mengucapkan banyak terimakasih atas pembangunan jalan Rejasa-Pesagi ini, karena ini merupakan jalan yang diidam-idamkan dari masyarakat Rejasa dan Pesagi.

“Astungkara ekonomi akan lebih lancar. Kedepannya bukan jalan ini saja, kami juga mempunyai jalan rusak lainnya,” ucap Perbekel Desa Pesagi.

Senada dengan Perbekel Pesagi, Bendesa Adat Cangkup I Wayan Wirsaja, juga mengucapkan terimakasih atas pembangunan jalan ini.

(bx/hai/rin/JPR)

 TOP