Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Tangani Kelangkaan Tabung Oksigen, RSUD Karangasem Optimalkan Liquid

20 Juli 2021, 21: 03: 04 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tangani Kelangkaan Tabung Oksigen, RSUD Karangasem Optimalkan Liquid

MENIPIS: Oksigen medis untuk penanganan pasien di RSUD Karangasem semakin menipis. (Istimewa)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem sementara ini akan mengoptimalkan penggunaan liquid oksigen (cair) untuk penanganan pasien Covid-19. Ini dilakukan untuk menangani suplai tabung oksigen ke Karangasem yang tersendat akibat pemenuhan kebutuhan oksigen di seluruh rumah sakit di Bali.

Direktur RSUD Karangasem dr I Wayan Suardana membenarkan, stok tabung oksigen berukuran besar di rumah sakit plat merah itu kian menipis. Menurutnya, krisis oksigen secara umum juga terjadi hampir di seluruh rumah sakit di Bali. Apalagi suplai tabung oksigen untuk penanganan pasien korona saat ini diatur Satgas Oksigen Provinsi Bali.

Karena itu, pihaknya akan mengoptimalkan penggunaan liquid atau oksigen cair yang masih tersedia di RSUD Karangasem untuk sementara waktu. Dia menjelaskan, stok 3097,0 liter oksigen cair dinilai mencukupi selama beberapa hari ke depan. Sebab kebutuhan oksigen cair per harinya sebanyak 590,1 liter. “Jadi sementara ini kami tangani dengan (oksigen) yang cair,” ujar Suardana, Selasa (20/7).

Baca juga: Stok Cadangan Beras Pemerintah Aman Hingga Empat Bulan 

Suardana menyebut, stok oksigen tabung besar di RS Karangasem kian menipis. Rumah sakit kini masih menunggu kiriman distributor. Sesuai daftar pengiriman Satgas Provinsi Bali, RSUD Karangasem akan mendapat jatah 12 tabung sekitar 72m3, per Selasa (20/7). “Kami masih menunggu. Semoga didistribusikan,” pejabat asal Klungkung itu.

Pihaknya menyadari, kebutuhan tabung oksigen medis di Bali tidak sebanding dengan kemampuan distribusi. Beruntung, Karangasem mendapat kiriman tabung gas dari salah satu distributor lain. “Jadi kami gak berebut dengan rumah sakit yang distributor tabungnya membekap kebutuhan sebagian besar rumah sakit di Bali,” katanya.

Selain faktor peningkatan kebutuhan, jarak dan ketersediaan armada distributor untuk pengiriman tabung oksigen ke luar Denpasar juga jadi kendala. Di sisi lain, kasus Covid-19 diharapkan tidak meningkat, sehingga tidak memperparah kondisi saat ini.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP