Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Pertina Bali Tak Akan Bertanggung Jawab Terkait BBD III

21 Juli 2021, 05: 05: 47 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pertina Bali Tak Akan Bertanggung Jawab Tetkait BBD III

ilustrasi (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Bali Boxing Day (BBD) III telah ditetapkan mulai berlangsung pada 13 Agustus 2021 mendatang yang diselenggarakan oleh Yayasan Pino Bahari Indonesia (YPBI). Event itu dinilai YPBI Bali akan berjalan mulus, meski tanpa rekomendasi dari Pengprov Pertina Bali. 

Namun, Pengprov Pertina Bali selaku induk tinju amatir di Bali memberikan sinyal jika apapun yang terjadi dalam BBD III nanti, Pertina Bali tidak akan bertanggung jawab.

"Event itu tidak ada rekomendasi dari kami (Pertina Bali) yang tujuannya untuk event legal. Jadi apapun yang berkaitan dengan event itu yang sifatnya ada sesuatu hal nantinya, kami tidak bertanggung jawab dan tidak ada kaitannya dengan kami," ungkap Koordinator Tim Legal Hukum Pengprov Pertina Bali, I Gusti Putu Yudhi Sanjaya, Selasa (20/7).

Baca juga: Polres Badung Terus Salurkan Bansos, Kali Ini Lima Ton Beras

Pihaknya berharap, ke depannya masyarakat atau pihak-pihak manapun, jika terjadi sesuatu saat penyelenggaraan, jangan mengadu, melaporkan ataupun menanyakan perihal apapun soal kegiatan yang terjadi nantinya ke Pertina Bali.

Pertina Bali, lanjutnya, selalu welcome dengan semua pihak yang membuat event tinju di Bali. Bahkan baru-baru ini diselenggarakan tinju di Mirah Boxing Camp Kuta, Pengurus Pertina Bali hadir di event tersebut. 

"Kami pengurus Pertina Bali, bahkan bapak Ketua Umum langsung datang kesana karena mereka memiliki itikad baik dengan silaturahmi kepada Pertina Bali. Kami selalu senang jika ada pihak yang terlihat secara bersama-sama untuk membesarkan tinju di Bali," paparnya.

Hal itu yang tidak dilakukan YPBI maupun panitia BBD III, dan hanya mengirimkan surat pemberitahuan pada 16 Juli lalu, setelah statemen pihak penyelenggara menyatakan jika tidak memerlukan rekomendasi Pertina Bali.

"Kami juga tegaskan kembali jika di dunia tinju itu hanya ada dua, yakni tinju amatir dan profesional. Tidak ada istilah tinju rekreasi," pungkas Yudhi Sanjaya.

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP