Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Stimulus Listrik Diperpanjang hingga Desember 2021

21 Juli 2021, 07: 34: 08 WIB | editor : Nyoman Suarna

Stimulus Listrik Diperpanjang hingga Desember 2021

PERPANJANGAN: Stimulus listrik disalurkan ke masyarakat kecil, industri, bisnis, dan sosial (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pemberian stimulus listrik bagi masyarakat kecil, industri, bisnis, dan sosial diperpanjang hingga Desember 2021. Yang mana, awalnya stimulus hanya berlangsung hingga September 2021. Adapun perpanjangan tersebut merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril mengungkapkan, pemerintah hadir untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Melalui perpanjangan stimulus listrik ini, PLN berharap, dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami selalu mendukung dengan menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil, dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19,” ujar Bob, Selasa (20/7).

Baca juga: Pertina Bali Tak Akan Bertanggung Jawab Terkait BBD III

Pihaknya menyebutkan, untuk metode penyaluran stimulus listrik tidak berubah dari periode Triwulan III 2021. Sehingga PLN optimistis penyalurannya akan berjalan lancar.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus listrik yang diberikan hingga Desember 2021, besarannya yakni bagi pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA), bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala. Kemudian, bagi pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

“Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial,” imbuhnya.

Bob mengatakan, diskon akan diberikan secara langsung kepada pelanggan. Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara itu, untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik. Untuk pelanggan prabayar daya 450 VA, tidak perlu lagi mengakses token. Baik di website maupun layanan Whatsapp, stimulus akan langsung didapat saat membeli token listrik.

Sementara khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. “Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban atau abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum,” tandasnya.(ika)

(bx/ras/man/JPR)

 TOP