Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Suplay Oksigen Sejumlah RS di Gianyar Mulai Terbatas

21 Juli 2021, 07: 52: 05 WIB | editor : Nyoman Suarna

Suplay Oksigen Sejumlah RS di Gianyar Mulai Terbatas

Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya. (Dewa Rastana/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Mulai terbatasnya oksigen di sejumlah rumah sakit membuat jadwal pelaksanaan operasi bagi pasien non darurat ditunda. Hal itu terjadi karena stok oksigen diprioritaskan untuk penanganan pasien Covid-19. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, penundaan jadwal operasi mulai terjadi sejak Senin (19/7) di di sejumlah rumah sakit milik pemerintah dan swasta. Dimana sejumlah pasien yang sudah mempersiapkan diri untuk operasi mendapatkan kabar bahwa jadwal operasi ditunda karena keterbatasan stok oksigen. "Ibu saya sudah renta dan sudah dapat jadwal operasi, tapi dikasi info lagi oleh pihak rumah sakit kalau operasinya ditunda, katanya oksigen diprioritaskan untuk pasien Covid-19 dulu," ujar salah seorang keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya.

Ditambahkannya jika kondisi sang ibu saat ini memang tidak darurat sehingga penundaan jadwal operasi ini masih bisa diterima oleh keluarganya. "Walaupun begitu saya berharap agar ibu saya bisa segera dioperasi," tandasnya.

Baca juga: Hasil Survei, Indeks Inklusi Keuangan Indonesia Capai 76,19 Persen

Sementara itu, berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, beberapa rumah sakit di Gianyar, termasuk rumah sakit termasuk RSU Sanjiwani dan RSU Payangan, memang mengalami keterbatasan oksigen untuk pasien. Sehingga saat ini Dinas Kesehatan Gianyar sedang menghitung kebutuhan oksigen per hari. Atas kondisi tersebut, rumah sakit melakukan tata laksana terapi oksigen dengan sebaik-baiknya. 

Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya dikonfirmasi Selasa (20/7) membantah hal tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada pembatasan oksigen yang hanya terfokus pada pasien Covid-19. "Setiap pasien yang membutuhkan pasti diberikan, jadi tidak benar kalau ada pembatasan," tegasnya.

Hanya saja dirinya membenarkan jika saat ini terjadi sedikit permasalahan dalam pasokan oksigen di rumah sakit pemerintah. "Dan sesuai dengan instruksi Presiden waktu vicon kan sudah jelas, agar segera untuk menghitung kebutuhan oksigen kita per hari.  Jadi seharusnya menghitungnya seminggu sebelumnya. Kalau kita sudah bisa menghitung, nanti akan dibantu oleh TNI dan Polri untuk bersama mengawal pasokan oksigen," bebernya.

Dan untuk Gianyar sendiri kebutuhan oksigen sudah dihitung, namun untuk jumlah pasti dirinya meminta menanyakan ke Dinas Kesehatan Gianyar.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP