Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Features
icon featured
Features

Lupa Jadi Alasan, Enam Warga Terjaring Razia Prokes

21 Juli 2021, 21: 03: 53 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Lupa Jadi Alasan, Enam Warga Terjaring Razia Prokes

LANGGAR PROKES : Warga yang terjaring razia prokes di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pendem, Jembrana, Rabu (21/7). (Gede Riantory Warmadewa/Bali Express)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Kesadaran warga di Kabupaten Jembrana dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 belum sepenuhnya dilakukan. Hal itu terlihat saat petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Jembrana menggelar razia pelanggar prokes, Rabu (21/7) pagi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pendem, Kecamatan/Kabupaten Jembrana.

Dalam sidak itu, petugas gabungan menemukan enam orang warga yang melanggar prokes Covid-19. Mereka terjaring razia prokes karena tidak memakai masker saat beraktivitas diluar rumah.

“Terjaring 6 orang pelanggar prokes, kami berikan sanksi tertulis,” ujar Kasi Lidik dan Penindakan Satpol PP Jembrana, Nyoman Wiastana usai kegiatan.

Baca juga: Kodim 1619/ Tabanan Bagikan Paket Obat-obatan Isoman

Selain memberikan sanksi tertulis, warga yang kedapatan tidak memakai masker juga diberikan hukuman fisik, yakni diminta push up sebanyak 15 kali.

Wiastana mengatakan akan terus melakukan razia prokes dengan menyasar tempat-tempat yang rawan pelanggaran. Tujuannya untuk membuat warga lebih taat, disiplin menjalankan prokes demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sementara itu, salah seorang warga yang terjaring razia prokes, Sajidin mengaku lupa memakai masker dengan benar, yakni melorot di dagu. Sajidin yang hendak menuju Gilimanuk itu tidak sempat memperbaiki masker yang dipakainya itu usai mampir dari rumah kerabatnya di Loloan Timur, Kecamatan Jembrana.

“Saya bukan tidak bawa masker, tapi tadi saya mampir di rumah saudara lupa makai. Ini juga dekat belum sampai 2 kilometer.  Saya pribadi lupa, tapi anak sama istri saya pakai semua,” pungkasnya. 

(bx/tor/rin/JPR)

 TOP