Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Dikira Baju Dijemur di Sawah, Ternyata Warga Selat Tak Bernyawa

22 Juli 2021, 16: 54: 06 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dikira Baju Dijemur di Sawah, Ternyata Warga Selat Tak Bernyawa

TERGELETAK: Warga Dusun Selat Peken, Desa Selat, Kecamatan Susut, Bangli I Ketut Liang ditemukan tak bernyawa di sawah, wilayah di Dusun Beneng, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Rabu (21/7). (Istimewa)

Share this      

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- I Ketut Liang, warga Dusun Selat Peken, Desa Selat, Kecamatan Susut, Bangli ditemukan tak bernyawa di sawah, wilayah di Dusun Beneng, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Rabu (21/7). Korban pertama kali ditemukan oleh I Nengah Suatra,43.

Saat itu, sekitar pukul 18.30, warga Dusun Anjingan, Desa Getakan itu hendak pulang ke rumahnya. Awalnya melihat baju di sawah yang dikontrak korban. Dikira baju berjemur. Suatra yang merupakan pemilik sawah tersebut baru curiga bahwa yang dilihatnya bukan baju berjemur setelah melihat sepeda motor milik Liang parkir pinggir jalan.

Akhirnya dia kembali memastikan baju yang dilihat sebelumnya. Ternyata Liang tergeletak. Sempat dipanggil-panggil, tetapi tidak ada respon.  Karena takut, Suatra menghubungi Bhabinkamtibmas Getakan.

Baca juga: Empat Siswa Berprestasi Maju Wakili Bali dalam AHM Best Student

Dikira Baju Dijemur, Ternyata Warga Tak Bernyawa (Made Mertawan/Bali Express)

Setelah memastikan korban tak bergerak, Bhabinkamtibmas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarangkan. Jenazah pria berusia 45 tahun itu dibawa ke RSUD Klungkung oleh ambulans Kris. Di sekitar TKP juga ditemukan tangki semprot yang biasa digunakan untuk semprot tanaman.

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Polisi belum berani memastikan penyebab kematian korban. Sebab pihak keluarga menolak dilakukan otopsi.  “Kami tidak akan memaksa (otopsi) selama tidak melihat tanda-tanda kekerasan di sana. Kecuali ada tanda-tanda kekerasan, biru-biru, bekas tusuk, mengeluarkan darah atau apa,” terang Ario, Kamis (22/7).

Kasubbag Humas RSUD Klungkung I Gusti Putu Widiyasa mengatakan, Liang tiba di rumah sakit sudah meninggal. Langsung masuk kamar jenazah. Tidak bisa dipastikan penyebab kematian karena tidak dilakukan pemeriksaan lantaran tidak ada permintaan dari kepolisian.  Widiyasa sebatas mengetahui bahwa berdasarkan keterangan petugas yang memandikan jenazah, terlihat busa di mulut korban. Untuk memastikan penyebab busa harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Tidak ada permintaan pemeriksaan dari kepolisian,” katanya.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP