Senin, 27 Sep 2021
baliexpress
Home > Hiburan
icon featured
Hiburan

Nadya Arina : Tertekan Memerankan Gadis Bali

23 Juli 2021, 09: 32: 12 WIB | editor : Nyoman Suarna

Nadya Arina : Tertekan Memerankan Gadis Bali

Nadya Arina (istimewa)

Share this      

DALAM dunia hiburan nasional, nama Nadya Arina tentu sudah tidak asing lagi, karena sejak tahun 2015, wajah manis perempuan kelahiran Jakarta  15 Oktober 1997 uni sudah menghiasi layar FTV nasional.

Di tahun 2021, nama Nadya Arina menunjukan totalitasnya dalam berakting dalam  Film A Perfect Fit. Dalam film yang ditayangkan di salah satu  layanan streaming berbasis langganan, Netflix ini, Nadya berperan sebagai Saski, seorang fashion blogger asli Bali cerdas yang menghargai tradisi dan memikul tanggung jawab keluarga.

Seperti yang diungkapkan Nadya dalam Virtual konfrensi pers peluncuran perdana Film A Perfect Fit, untuk mendalami karakter Saski sebagai gadis Bali yang dibesarkan di lingkungan keluarga Budayawan dirinya semoat merasa tertekan. "Awalnya saya memang merasa tertekan karena harus menghidupkan sosok wanita Bali dengan pengaruh budaya yang begitu kuat di kehidupannya, sementara saya sendiri bukan orang Bali," jelasnya.

Baca juga: BMKG Ingatan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Beberapa Wilayah 

Namun seiring dengan waktu dan prosesnya, Nadya mulai bisa belajar untuk menjadi wanita Bali. Tahap awal yang dilakukan Nadya adalah belajar berbicara dengan aksen Bali. Meskioun diakuinya hal itu tidak harus dia lakukan. Untuk proses ini, selain belajar untuk berlatih dialek khas Bali dengan Ayu Laksmi, yang dalam film tersebut berperan sebagai ibu dari Saski, Nadya mengaku juga secara intens melakukan percakapan dengan beberapa temannya yang asli Bali. Hal ini dilakukannya supaya dirinya lebih menghayati cara hidup, budaya, dan percakapan orang Bali.

Selain tertantang untuk mendalami karakter sebagai hal laun yang membuat Nadya tertarik untuk terlibat dalam film ini karena cerita dari film ini menurut artis yang saat ini juga membintangi sinetron Ikatan Cinta ini sangat menarik. 

Selain menyuguhkan kisah romansanya yang relatable, film ini juga dibalut dengan begitu banyak keindahan dan budaya Indonesia. "Saya terpesona oleh kostum, bahasa, dan tentu saja, pemandangan Bali yang indah. Saya juga senang bisa belajar hal baru tentang Indonesia, khususnya Bali, dari membaca naskahnya," ungkapnya.

(bx/gek/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya