Kamis, 23 Sep 2021
baliexpress
Home > Hiburan
icon featured
Hiburan

Diah Ingin Nikah Muda dan Cari Sentana

13 September 2021, 16: 50: 58 WIB | editor : Nyoman Suarna

Diah Ingin Nikah Muda dan Cari Sentana

Kadek Diah Purnama Sari (Istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS- Dalam instagram pribadinya @diahps._, Diah kerap memposting lokasi atau produk yang dipromosikan kepada puluhan ribu followersnya serta pengguna instagram lainnya.

Gadis bernama lengkap Kadek Diah Purnama Sari ini termasuk pribadi mandiri. Dari keaktifan di media sosial Instagram dan TikTok, cuan pun didapatkan untuk bekal tambahan, sekadar untuk membeli kebutuhan perempuan atau biaya kuliah sebagai mahasiswi semester III jurusan Akuntansi Universitas Warmadewa ini.

Siapa sangka, Diah panggilan akrabnya memimpikan sosok lelaki yang siap menemaninya nanti dengan syarat yang mungkin terbilang berat di mata kaum adam. Meski tergolong masih muda, impian jangka panjang itu sudah ia rancang dari sekarang. “Ada yang siap nyentana?,” ujar Diah mengawali obrolan sembari tergelak.

Baca juga: Korban Lapas, Keluarga di Portugal Minta Kremasi Jenazah Ricardo 

Gadis asal Banjar Sayan Delodan, Mengwi, Badung  kelahiran 26 Mei 2002 ini bahkan berencana menikah muda di umur 21 tahun. Tapi ya itu, syaratnya laki-laki yang mendekatinya harus berani nyentana (yang laki ke rumah cewek). “Saya saudara berdua, cewek semua. Dari keluarga sih inginnya begitu, termasuk saya juga. Bisa nerima saya apa adanya dan juga bisa nerima keluarga juga. Terus rajin ngayah banjar gitu,” beber penghobi fotografi dan tari ini.

Soal kegiatan di media sosial, semua yang ia lakukan itu dominan digarap sendiri tanpa ada tim atau manajemen. “Yang sering saya ambil soal staycation, paid promote sama review produk sih. Ya hasilnya cukup untuk kebutuhan sendiri,” ujarnya.

Meski ia mengakui postingannya di Instagram sering dibanjiri oleh komentar genit oleh para laki-laki, tapi ia tak permasalahkan. Kecuali ada komentar yang terlalu vulgar, ia langsung memblokir akun bersangkutan. “Kalau Direct Message (DM) jangan ditanya lagi, banyak banget yang kirim pesan aneh-aneh,” tuturnya. 

(bx/dip/man/JPR)

 TOP