Kamis, 23 Sep 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Angkringan Om Panjul Sediakan Kuliner Ramah Dikantong

13 September 2021, 19: 24: 13 WIB | editor : Nyoman Suarna

Angkringan Om Panjul Sediakan Kuliner Ramah Dikantong

HITS: Angkringan Om Panjul di Jalan Gatot Subroto, Denpasar yang ramai dikunjungi kalangan milenial. (Rika Riyanti/Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Tak hanya mall, angkringan kini menjadi tongkrongan favorit anak milenial sekarang. Di wilayah Denpasar sendiri, banyak angkringan menjamur di sisian jalan. Melihat peluang yang cukup bagus, mendorong pengusaha muda, I Gusti Agung Panji untuk membuka angkringan.

Usaha yang dibukanya saat pandemi Covid-19 tengah mewabah, diberinya nama “Angkringan Om Panjul”, bertempat di Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Usaha ini nyatanya berbuah manis, lantaran dalam seharinya ia bisa mengantongi omzet hingga jutaan rupiah.

“Angkringan ini saya buka sejak Agustus tahun lalu. Ide awalnya sih agar bisa nenyajikan makanan yang murah tapi bisa menikmati hiburan seperti live musik, intinya seperti kekinian. Selain ini, saya punya usaha lalapan juga tapi saya lebih fokus ke usaha angkringan ini,” ujar Panji, Senin (13/9).

Baca juga: Bupati Buleleng Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD untuk Ketiga Kalinya

Laki-laki asal Jembrana ini menuturkan, sebelum adanya kebijakan PPKM Darurat, dalam sehari angkringan Om Panjul ini bisa didatangi 200 hingga 300 orang dengan jam buka mulai pukul 18.00 Wita hingga 01.00 Wita. Sedangkan selama penerapan PPKM, angkringannya mulai buka pada pukul 16.00 Wita hingga 21.00 Wita dengan jumlah kunjungan yang berkurang menjadi 100 hingga 150 orang perharinya. 

Di angkringannya, berbagai macam kuliner disuguhkan. Mulai dari aneka sate seafood, jeroan ayam, serta beberapa sate dari makanan olahan nugget dan sosis. Selain itu juga tersedia nasi bakar dengan varian lauk diantaranya pindang, ayam, cumi, dan jamur. Untuk harga makanan di Angkringan Om Panjul ini dibanderol mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp. 12 ribu. Kini usaha angkringan ini sudah memperkerjakan sebanyak 10 karyawan. 

“Ada 10 karyawan yang bekerja di sini. Di angkringan 6 orang dan 4 orang di dapur. Memang dari awal konsep angkringan biar ada hiburan live musik karena selama ini kan live musik biasanya ada di coffee shop sekarang saya coba di angkringan kaki lima,” terangnya. 

Sementara untuk omsetnya sendiri, saat ini diakui Panji sedang mengalami penurunan hingga 50 persen. Sebab usahanya mesti tutup lebih awal selama PPKM. Jika sebelum PPKM Darurat Angkringan Om Panjul dapat meraup keuntungan mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 5 juta, kini dalam seharinya keuntungannya sebanyak Rp 2 juta hingga Rp 3 juta perharinya. 

“Kami sih berharapnya agar usaha angkringan ini bisa berkembang. Kami rencananya mau buka cabang di Mahendradatta hanya saja saat ini karena PPKM, masih kami undur,” ungkapnya.(ika)

(bx/ras/man/JPR)

 TOP