Kamis, 23 Sep 2021
baliexpress
Home > Nusantara
icon featured
Nusantara

Lantaran Takut Polisi, Pemuda Terjun dan Hilang di Sungai 

14 September 2021, 17: 36: 36 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Lantaran Takut Polisi, Pemuda Terjun dan Hilang di Sungai 

LOMPAT : Tim SAR Bungo terus melakukan pencarian pemuda yang melompat ke Sungai Batangtebo, Selasa (14/9). (Antara/HO.)

Share this      

JAMBI, BALI EXPRESS - Seorang pemuda bernama Rangga asal Kabupaten Bungo, Jambi, melompat ke Sungai Batangtebo, saat melihat polisi datang menghampirinya saat nongkrong di pinggir sungai, Selasa (14/9). Hingga kini pemuda 21 tahun itu belum ditemukan.

Kepala Basarnas Jambi Abdul Malik di Jambi, Selasa (14/9), mengatakan tim SAR Bungo saat ini sudah berada di lokasi bersama kepolisian untuk mencari korban yang hilang setelah melompat ke Sungai Batangtebo saat polisi mendekati mereka ketika sedang berkumpul.

Korban diduga tenggelam di Sungai Batangtebo pada pukul 06.00 WIB. Basarnas setempat menerima informasi dari Polsek Bungo bahwa ada seorang pemuda diduga melompat dan tenggelam di Sungai Batangtebo, dan saat ini masih dilakukan pencarian.

Baca juga: Jenazah yang Dievakuasi di Pantai Lebih, Warga Kusamba

"Betul kita dapat informasi dari Polsek bahwa telah terjadi seorang pemuda tenggelam di Sungai Batangtebo. Korban atas nama Rangga usia 21 Tahun. Kronologi yang kita terima, saat itu korban sedang duduk-duduk dan melihat ada polisi datang, lalu korban sepertinya panik dan melompat ke sungai, sedangkan temannya tidak sempat menolong, karena korban sudah tidak terlihat lagi," katanya.

Selanjutnya, pukul 06.20 WIB, Tim SAR Bungo menuju lokasi kejadian dan langsung melakukan penyisiran menggunakan Rubber Boat. Untuk kelengkapan peralatan SAR yang digunakan adalah rescue truck, rescue motor trail, peralatan water rescue, GPS, peralatan medis dan peralatan komunikasi.

"Di lapangan, Basarnas berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Polres Bungo, Kodim Bute, BPBD Bungo, dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencarian," kata Adbil Malik.

Sementara itu, sehari sebelumnya, tim SAR Bungo juga baru tiba dari Tabir, Kabupaten Merangin untuk mencari santri ponpes yang tenggelam saat mandi bersama rekannya dan jazadnya ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. (ant).

(bx/rin/rin/JPR)

 TOP