Minggu, 19 Sep 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Insentif Nakes Dipotong, Giri Prasta Tak Mau Ikut Campur

14 September 2021, 19: 49: 21 WIB | editor : Nyoman Suarna

Insentif Nakes Dipotong, Giri Prasta Tak Mau Ikut Campur

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta (DOK.BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Badung terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung.   Di sisi lain, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta juga angkat bicara.

Giri Prasta menyatakan, untuk masalah dugaan pemangkasan insentif nakes dirinya tidak mau berbicara banyak. Tidak mau mengintervensi persoalan yang sudah masuk di ranah kejaksaan. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. “Saya tidak akan pernah terlibat terhadap urusan penegak hukum. Nanti ini (masalah nakes) itu sudah menjadi urusan penegak hukum bukan ranah Giri Prasta,” jelas Giri Prasta ditemui usai melaporkan hoax yang menimpa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Polres Badung, Selasa (14/9).

Pihaknya juga mengaku tidak bisa berbicara asas praduga tak bersalah. Sebab, masalah ini juga nantinya sudah ada tim yang menangani. “Urusan masalah prosesnya itu sudah ada tim yang berwenang, bukan Giri Prasta,” jelasnya singkat.

Baca juga: Tega! Palsukan SHM dan Jual Tanah Warga 5 Hektare, Eks Kades Dijuk

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Badung I Made Sumerta yang  membidangi kesejahteraan sosial yakni salah satunya adalah kesehatan mengharapkan, Kejaksaan Negeri Badung dalam penyelesaian kasus tersebut dapat mengambil sikap yang seadil-adilnya.  Seperti diketahui, permasalahan pemotongan insentif untuk tenaga kesehatan di Badung muncul dari salah satu pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang ada di Gumi Keris. Kabarnya insentif tenaga kesehatan yang diterima harus dipotong kembali, padahal dananya sudah dikirim ke rekening masing-masing. (esa)

(bx/wan/man/JPR)

 TOP