Kamis, 23 Sep 2021
baliexpress
Home > Features
icon featured
Features

Tips Aman ke Dokter Gigi Selama Pandemi

15 September 2021, 06: 29: 25 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tips Aman ke Dokter Gigi Selama Pandemi

ilustrasi (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS-  Pandemi COVID-19 tidak dapat dipastikan kapan berakhir, sementara masyarakat tetap membutuhkan pelayanan kesehatan terutama di fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

Selama masa pandemi covid-19, kunjungan ke dokter gigi ataupun poliklinik kesehatan gigi dan mulut di Rumah sakit tercatat mengalami penurunan. 

Karena itu, Dokter gigi di Denpasar, drg.Komang Ayu Sri Widyasanthi, S.KG. menyebutkan banyak praktek dokter gigibyang tutup selama pandemi. "Karena kunjungan asien yang menurun tajam pada awal pandemi, maka banyak rekan sejawat yang memutuskan untuk menutup praktek mandirinya," jelasnya.

Baca juga: Menteri PPPA dan KPI Bahas Televisi Ramah Anak

Namun demikian, untuk saat ini, dr. Ayu berharap saat ini masyarakat tidak khawatir lagi untuk pergi ke dokter gigi. Karena berdasarkan Kementerian Kesehatan RI menerbitkan petunjuk teknis (Juknis) baru Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Berikut beberapa tips yang diberikan drg. Ayu kepad pasien yang ingin datang ke praktek dokter gigi atau fasilitas kesehatan, seperti poliklinik dan rumah sakit. Yang pertama adalah, pasien hendaknya membuat janji terlebih dahulu. "Ini sngat penting dilakukan untuk memberikan kepada dokter gugi mempersiapkan jadwal dan menghindari kerumunan," lanjutnya.

Selanjutnya bagi pasien, harus menggunakan masker dan dan melakukan skrinibg terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, termasuk dokter harus menggunakan APD yang lengkap seperti masker,, sarung tangan. 

Hal ini menurut drg. Ayu sangat penting dilakukan karena penularan virus covid-19 sangat mudah terjadi antara pasien dan dokter gigi, mengingat dokter gigi melakukan kontak langsung dengan pasien mellui media penularan utama yakni dromplet pasien.

Tahap terakhir adalah setelah pemeriksaan, pasien harus segera kembali ke rumah dan membersihkan diri setwlah melakukan kontak langsung dengan dokter gigi. "Sedangkan untuk kami para dokter gigi setelah menangani pasien, kami harus melakukan pembersihan lingkungan kerja, disinfeksi, sterilisasi, dan untuk follow up pasien bisa digunakan teledentistry," tambahnya.

(bx/gek/man/JPR)

 TOP