Selasa, 19 Oct 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Kelabui Petugas, Puluhan Motor Bodong Ditutup dengan Kasur

24 September 2021, 20: 06: 26 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kelabui Petugas, Puluhan Motor Bodong Ditutup dengan Kasur

DIAMANKAN: Puluhan motor sementara diamankan Polsek Padangbai, Karangasem. Pemeriksaan untuk mengetahui status motor. (Agus Eka Purna Negara/Bali Express)

Share this      

KARANGASEM, BALI EXPRESS- Informasi adanya upaya penyelundupan kendaraan bodong melalui Pelabuhan Padangbai disikapi serius. Personel Polsek Kawasan Laut Pelabuhan Padangbai, Karangasem lantas memeriksa setiap kendaraan logistik yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Pemeriksaan ketat dilakukan di pos 1 pelabuhan pada 20-22 September. Sepanjang itu polisi sudah periksa 13 truk logistik termasuk milik perusahaan ekspedisi. Alhasil, polisi menemukan 520 motor berbagai jenis akan dikirim menuju NTB dan NTT.

Kesempatan itu tak disia-siakan polisi. Ratusan kendaraan tersebut diperiksa satu persatu. Menariknya, motor-motor itu disimpan dalam bak truk dengan kondisi beberapa komponen sudah dilepas. Seperti spion kaca, knalpot, hingga plat nomor polisi.

Baca juga: bank bjb Raih Penghargaan The Most Resilient Regional Bank 2021

Hal itu memantik kecurigaan, beberapa motor kemungkinan ada kaitannya dengan hasil tindak pidana. Setelah diperiksa, ada 48 motor yang tidak dilengkapi dokumen kepemilikan. “Kami perlu menyelidiki apakah puluhan kendaraan itu hasil pencurian atau tidak,” ujar Kapolsek Padangbai Kompol I Made Suadnyana, Jumat (24/9).

Suadnyana menjelaskan, kecurigaan petugas bermula dari sejumlah informasi yang menyebut adanya pengiriman kendaraan secara diam-diam melalui Padangbai. Pengiriman dilakukan pada jam-jam tertentu. Berbekal info tersebut, Polsek Padangbai memeriksa truk muatan barang.

Dari sejumlah pemeriksaan, 520 motor itu ditempatkan dalam truk. Untuk mengelabui petugas, sejumlah kendaraan ditutup berbagai barang. “Terutama kasur-kasur besar. Sehingga tidak terlihat. Selain itu kalau memang motor akan dikirim dengan benar, perusahaan ekspedisi pasti mengirim motor lengkap dengan dokumennya,” tegasnya.

Mantan Kasatlantas Polres Karangasem ini mengakui sudah berkoordinasi dengan polres lain di Bali dan Polda Bali untuk mengatensi apabila ada laporan kehilangan kendaraan di wilayah hukumnya. “Termasuk masyarakat sudah kami sampaikan. Sudah ada satu orang yang mengaku punya motor itu. Kami cocokkan dengan surat yang dimiliki, kami serahkan,” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan, sopir-sopir yang mengangkut kendaraan bodong ini sementara diizinkan bepergian. “Kalau ada pengembangan yang mengarah unsur pidana, kami akan panggil kembali sopir tersebut. Saat ini belum kami tahan,” pungkasnya.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP