Selasa, 19 Oct 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bangunan Gudang dan Pondok Santri Dilalap Api

25 September 2021, 07: 36: 38 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bangunan Gudang dan Pondok Santri Dilalap Api

PENDINGINAN : Situasi pendinginan area kebakaran yang menimpa bangunan gudang dan tempat santri milik Yayasan Hidayah Tullah di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Jumat (24/9). (I Gde Riantory Warmadewa/Bali Express)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Kebakaran hebat terjadi di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Jumat (24/9). Akibatnya sebuah bangunan gudang dan pondok santri Yayasan Hidayah Tullah ludes terbakar. Tidak hanya menghanguskan gedung, api juga melalap habis buku-buku ibadah milik santri yang tersimpan didalamnya. Kuat dugaan kebakaran disebabkan karena hubungan arus pendek pada atap bangunan.

Ditemui di lokasi kebakaran, salah seorang saksi mata Siti Aisyah,40 yang juga sebagai pengasuh santri mengatakan sebelum terbakar, dirinya mendengar suara ledakan dari atap pondok. Saat itu ia mengaku berada di halaman depan musola tengah menjemur buku yang basah akibat banjir malam sebelumnya. "Saya dengan ledakan, kemudian  langsung keluar api besar dan membakar atap pondok," ujarnya.

Kejadian itu menurut Siti berlangsung sangat cepat dan saat itu kondisi pondok sepi karena anak-anak tengah beribadah salat jumat. Meski ia sempat meminta tolong tetangga sekitar pondok, namun bangunan dua lantai yang dipergunakan sebagai tempat tidur untuk santri dan juga gudang persediaan sembako itu terbakar habis. "Lantai atas tempat 11 orang santri laki-laki tidur, sementara di lantai bawah itu gudang dan tempat persediaan, seperti beras mie dan kebutuhan lain. Semuanya hangus terbakar," imbuhnya.

Baca juga: Bahas Nasib Penerapan PTM, Sanjaya Ingatkan Prinsip Kehati-hatian

Sementara itu Kabid Linmas dan Pemadam kebakaran I Putu Pranajaya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran menuju lokasi kebakaran. Kondisi bangunan yang berisikan material mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh isi bangunan. "Bangunan tingkat dua ini diatasnya banyak bahan kayu, apalagi terdapat kasur serta barang mudah terbakar lainnya, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk memadamkan api. Meski sudah padam, asap masih terlihat keluar di beberapa bagian. Petugas masih memastikan agar tidak muncul api dan merembet ke tempat lain," pungkasnya.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP