Selasa, 19 Oct 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Kemenparekraf Minta Pemda Dorong Masyarakat Ikut Program Kemenparekraf

25 September 2021, 17: 09: 17 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kemenparekraf Minta Pemda Dorong Masyarakat Ikut Program Kemenparekraf

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Berbagai cara dan usaha dilakukan untuk dapat kembali meningkatkan dan menstabilkan perekonomian yang terjun bebas di masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah dengan pendampingan dan pelatihan secara offline dan online. 

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali memiliki banyak potensi di bidang pariwisata maupun budaya. Mulai dari keindahan alam, kesenian dan wisata kuliner. "Maka dari itu kita sangat mendukung pelestarian alam dan budaya serta kesejahteraan," tegasnya Sabtu (25/9).

Ditambahkannya jika Kemenparekraf mendorong pemerintah daerah untuk dapat mendorong masyarakat ikut dalam program-program Kemenparekraf seperti Desa Wisata, Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, Program Pengembangan SDM, Baparekraf for Startup (BEKUP), Bantuan Insentif Pemerintah (BIP), BEDAKAN (Bedah Desain Kuliner Nusantara), BEGERAK (Bedah Gerai Kuliner), INKUBASI FESYEN & KRIYA.

Baca juga: Golkar Nonaktifkan Azis, Sudah Mundur Jadi Wakil Ketua DPR RI

Disping itu Kemenparekraf bekerjasama dengan institusi lainnya juga mendorong pengembangan infrastruktur di destinasi pariwisata. "Kalau di Kabupetan Gianyar banyak sekali kerajinan yang bisa dikembangkan dan naik kelas menjadi tingkat internasional,” lanjutnya.

Sehingga pihaknya akan menggelar workshop yang akan membahas terkait peningkatan kualitas dari hasil kerajinan di Kabupaten Gianyar sehingga kualitas dari produksi kerajinan di Gianyar bisa terus naik kelas. Hingga bisa bersaing di kancah internasional. “Ada pelaku profesionalisme yang akan kita undang untuk meningkatkan kualitas para perajin, sehingga aka nada peningkatan baik secara kulitas dan juga kuantitasnya,” bebernya.

Seperti diketahui, Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian penting dari strategi Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia sebagaimana diamanahkan dalam Perpres No. 142 Tahun 2018 mengenai Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional. 

Dimana program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia merupakan program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 dan hingga saat ini terus dikembangkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf. Kabupaten Gianyar termasuk salah satu kabupaten yang juga telah ditetapkan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif subsektor seni pertunjukan pada tahun  2017. 

(bx/ras/man/JPR)

 TOP