Selasa, 19 Oct 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Wawali Arya Wibawa Dukung Riset Ideathon Bali Kembali

05 Oktober 2021, 19: 58: 32 WIB | editor : Nyoman Suarna

Wawali Arya Wibawa Dukung Riset Ideathon Bali Kembali

BALI KEMBALI : Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima ITB STIKOM Bali di Kantor Wali Kota Denpasar Selasa (5/10). (Humas Pemkot Denpasar for Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Untuk mempersiapkan Bali bebas Covid-19, ITB STIKOM Bali mendapat kepercayaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan Riset Ideathon Bali Kembali. Riset ini kolaborasi dengan Bamboomedia untuk mengimplementasikan aplikasi berbasis QR Code guna melacak mobilitas penduduk Kota Denpasar. 

Untuk menyukseskan kegiatan ini, ITB STIKOM Bali Kolaborasi Riset dengan Bamboomedia dan Kominfo Kota Denpasar sehingga dapat mengimplementasikan sistem tracing dan tracking mobilitas penduduk Denpasar berbasis QR Code. Hal ini disampaikan Ketua Riset Ideathon Evi Triandini saat audiensi dengan Wakil Wali (Wawali) Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di Kantor Walikota Denpasar Selasa (5/10). 

Lebih lanjut Evi Triandini mengatakan, dengan aplikasi khusus berbasis QR Code ini, jika ada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 mendatangi suatu pusat keramaian dan melakukan kontak erat dengan orang-orang di sekelilingnya, otomatis data orang tersebut akan tercatat dalam big data. 

Baca juga: Mendongeng Session II, Libatkan Pendongeng Nusantara

Selanjutnya big data  segera mengeluarkan informasi akurat tentang berapa orang yang terpapar dari satu kerumunan kepada Satgas Covid-19. “Mekanismenya, setiap lokasi yang banyak dikunjungi oleh masyarakat akan dipasang QR Code. Setiap orang mendatangi suatu lokasi pusat keramaian diminta untuk download aplikasi SpeedID yang telah dikembangkan oleh Tim Riset Bamboomedia,” ungkapnya.

Dengan aplikasi khusus berbasis QR Code dan big data, Satgas Covid-19 akan memperoleh informasi lebih akurat mengenai jumlah orang yang terpapar, dan orang yang sempat berinteraksi dengan orang yang terpapar akan mendapatkan notifikasi supaya dapat melakukan pengecekan kondisi kesehatannya.

Manfaat lain dari proyek penelitian ini bahwa dengan melakukan tracing kemungkinan orang yang terpapar Covid-19 berdasarkan data mobilitas dari pasien Covid-19 adalah adanya notifikasi langsung dari Satgas Covid-19 ke para pengguna smartphone.

Sementara Wawali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi terhadap riset yang dilakukan oleh ITB STIKOM Bali ini. Menurutnya riset ini bagus untuk sistem tracing dan tracking mobilitas publik berbasis QR Code dan big data untuk mendukung pembukaan pariwisata Bali.

Riset bisa mendeteksi  jika ada orang yang terkonfirmasi  positif Covid-19 mendatangi suatu pusat keramaian dan melakukan kontak erat dengan orang-orang di sekelilingnya, otomatis data orang tersebut akan tercatat dalam big data. “Dengan adanya riset ini bisa membantu Pemkot Denpasar dalam pelaksanaan event Denpasar Festival yang akan datang serta event event lainnya,” kata Arya Wibawa.

(bx/dip/man/JPR)

 TOP