Selasa, 19 Oct 2021
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
PON XX Papua 2021

Menang WO, Jatim Rebut Emas Bulutangkis Ganda Campuran

13 Oktober 2021, 12: 05: 23 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Menang WO, Jatim Rebut Emas Bulutangkis Ganda Campuran

MEDALI : Pasangan Jawa Timur Rehan Naufal Kusharjanto (kanan) dan Marheilla Gischa menunjukkan medali emas setelah memenangi final ganda campuran PON Papua 2021 di GOR Waringin, Jayapura, Rabu (13/10/2021). (Antara/Shofi Ayudiana)

Share this      

JAYAPURA, BALI EXPRESS - Pasangan Jawa Timur Rehan Naufal Kusharjanto/Marheilla Gischa Islami menang walkout (WO) dan memastikan medali emas bulutangkis ganda campuran PON Papua setelah lawannya dari Jawa Tengah, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil memutuskan mundur dari pertandingan final di GOR Waringin, Jayapura, Rabu (13/10).

Indah Cahya memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan pada pertengahan gim ketiga sehingga memastikan kemenangan bagi Rehan/Marheilla dengan skor 21-19, 19-21, 15-6.

Kedua pasangan sebetulnya sempat terlibat kejar-kejaran angka pada gim pertama sebelum Rehan/Marheilla unggul 11-8 saat interval.

Baca juga: Gagal Pertahankan Emas, Cedera Hentikan Laju Karateka Maya Sheva 

Selepas interval, permainan Rehan/Marheila tampak terburu-buru yang memberi keuntungan bagi Jateng untuk menipiskan ketertinggalan menjadi 12-15.

Bagas/Indah menyamakan angka pada kedudukan 18-18. Namun pasangan Jatim kembali mengambil alih keunggulan untuk menutup gim pertama 21-19.

Duel ketat masih berlangsung memasuki gim kedua. Skor bahkan sempat beberapa kali imbang sebelum Bagas/Indah memimpin 11-10 saat interval.

Usai interval, pasangan Jatim malah melakukan banyak kesalahan sendiri sehingga membawa Jateng unggul tipis 19-17.

Kemenangan Jateng tertahan setelah dua kali pengembalian bola Bagas/Indah dinyatakan keluar. Bola yang gagal dihalau Rehan memaksa gim berlanjut menjadi rubber game.

Memasuki gim penentu, Jatim langsung unggul jauh 7-1 dan menandai interval dengan skor 11-1. Sementara itu, Indah terlihat kelehahan dengan napasnya mulai tersengal-sengal.

Indah sempat berkonsultasi dengan pelatih yang duduk mengawasi di baris belakang, sebelum akhirnya Bagas mengangkat tangannya kepada wasit untuk mengakhiri pertandingan. Indah pun langsung menepi ke pinggir lapangan dan ditandu keluar oleh tim medis.

“Saya sudah hampir dua tahun tidak ada pertandingan tapi saya berhasil membuktikan diri bisa meraih emas di PON,” kata Rehan usai pertandingan.

“Sangat terkesan karena ini PON terakhir saya. Tidak ada pertandingan dua tahun tapi saya bisa memberikan hasil maksimal,” kata Marheilla menimpali. (ant)

(bx/rin/rin/JPR)

 TOP