Selasa, 19 Oct 2021
baliexpress
Home > Features
icon featured
Features
KESEHATAN

Pria Bisa Terjangkit Kanker Payudara dan Resiko Kematian Lebih Tinggi

13 Oktober 2021, 20: 40: 53 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pria Bisa Terjangkit Kanker Payudara  dan Resiko Kematian Lebih Tinggi

ILUSTRASI (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Kanker payudara ternyata tidak saja menyerang kaum wanita saja. Namun juga bisa menjangkiti kaum, bahkan resiko kematian pria yang terjangkit kanker payudara lebih tinggi jika dibandingkan wanita.

Hal ini diakui dr. I Putu Arya Dharma, Sp.B (K) onk, dokter spesialis bedah tumor Rumah Sakit Balimed karena karena kesadaran di kalangan pria lebih rendah dan mereka cenderung mengabaikan gejala kanker payudara sehingga terlambat dalam mencari pengobatan. "Padahal, deteksi dini bisa meningkatkan peluang kesembuhan yang tinggi," jelasnya.

Untuk kasus kanker payudara pada pria ini, dr. Arya mengakui sngat jarang terjadi atau dengan perbandingan 1:1000 orang pria. Kanker payudara pria paling umum terjadi pada pria yang lebih tua, kanker payudara pada pria biasanya muncul berupa benjolan keras di bawah puting dan areola.

Baca juga: Dua Pelinggih Pura Dalem Rangdu, Seririt Terbakar

Untuk penyebabnya, dr. Arya mengakui sampai saat ini penyebab terjadinya kanker payudara pada pria belum diketahui secara pasti. Namun, kanker payudara biasanya terjadi ketika beberapa sel payudara berkembang lebih cepat sehingga menyebabkan penumpukan.

Sel-sel yang terakumulasi membentuk tumor yang dapat menyebar (bermetastasis) ke jaringan di dekatnya. "Namun demikian, dari yang saya ketahui, ada beberapa faktor risiko enyebab kanker payudara, seperti usia, risiko kanker payudara pada pria meningkat seiring bertambahnya usia. Biasanya kanker payudara pria paling sering didiagnosis pada usia 60 tahunan," lanjutnya.

Selain itu, adanya paparan estrogen yang rutin dari proses pengobatan, seperti terapi hormon prostat juga bisa meningkatkan resiko kanker payudara. Faktor lain yang mempengaruhi resiko kanker payudara pada Pria adalah, sindrom Klinefelter, adalah sndrom genetik ini terjadi ketika anak laki-laki dilahirkan dengan lebih dari satu salinan kromosom X. 

"Sindrom Klinefelter menyebabkan perkembangan testis yang tidak normal. Akibatnya, pria dengan sindrom ini menghasilkan kadar hormon pria (androgen) yang lebih rendah dan lebih banyak hormon wanita (estrogen)," tambahnya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP