Selasa, 19 Oct 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Dua Pelinggih Pura Dalem Rangdu Terbakar

14 Oktober 2021, 06: 12: 35 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dua Pelinggih Pura Dalem Rangdu Terbakar

PELINGGIH : Pemadam kebakran tengah memadamkan api yang membakar atap pelinggih Gedong Pura. (Dian Suryantini/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Asap tebal membubung tinggi dari Pura Dalem Desa Rangdu Kecamatan Seririt. Asap yang berwarna hitam pekat itu ternyata berasal dari dua pelinggih yang terbakar. Pelinggih yang beratap ijuk itu pun hangus. Api dengan cepat melahap ijuk yang digunakan sebagai atap pelinggih. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (13/10) sekitar pukul 10.30 wita. Dua pelinggih yang terbakar itu adalah Gedong Pura.

Peristiwa berawal pada pukul 07.30 wita, saksi yang merupakan bendesa adat Rangdu, Jro Gede Mangku bersama beberapa warga datang ke Pura Dalem untuk merencanakan melaspas pelinggih yang belum dipelaspas dari  Lingkungan Tengah (Jaba Tengah Pura Dalem). Kemudian pada pukul 09.00 wita saksi selesai sembahyang dan mengikuti rapat yang ada di Seririt. Sementara rapat, saksi ditelepon oleh Bendahara Adat Putu Tarsini mengatakan bahwa Pura Dalem Kebakaran. Kemudian saksi pulang dan mendapati telah terjadi kebakaran. Selanjutnya saksi melalui Bhabinkamtibmas meminta bantuan untuk mendatangkan pemadam, sehingga pada pukul 11.30 wita api bisa dipadamkan, selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seririt.

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya menerangkan, dari hasil keterangan saksi-saksi dan pengecekan serta  olah TKP diduga penyebab kebakaran berasal dari percikan api semak-semak tanah milik warga yang saat itu terbakar.  Diduga lahan itu terbakar disebabkan oleh puntung rokok kemudian dibawa oleh angin, sehingga menyebabkan dua pelinggih di  Pura Dalem Desa Rangdu terbakar. “Sementara diduga akibat api yang terbawa angin dari kebakaran lahan di sebelah selatan pura. Kemungkinan karena puntung rokok yang dibuang belum mati,” terangnya.

Baca juga: Tak Terkalahkan di Grup, Basket 3x3 Putri Bali Sambut Peluang Emas

Sementara itu, Perbekel Desa Rangdu, Made Gargita Yadnya enggan berkomentar banyak. Kasus ini pun diserahkan kepada polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. “Atap dari ijuk terbakar ada dua bangunan. Mungkin karena musim Kemarau. Kalau penyebabnya itu sudah ditangani polisi. Nanti saya salah menginformasikan. Selanjutnya maaf saya tidak bisa berikan statement. Cuma dua pelinggih yang terbakar, atapnya aja,” ungkapnya saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (13/10) sore.

(bx/dhi/man/JPR)

 TOP