Selasa, 19 Oct 2021
baliexpress
Home > Balinese
icon featured
Balinese
Lontar Baberatan Wong Beling (2)

Orang Hamil Dibuatkan Pemayuh Belingan

14 Oktober 2021, 07: 03: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Orang Hamil Dibuatkan Pemayuh Belingan

Made Gami Sandi. (I Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

Dalam Lontar Baberatan Wong Beling dijelaskan tentang pentingnya pengendalian diri baik pikiran atau juga disebut dengan manacika parisudha, yaitu berpikir yang baik dan suci.Tingkah laku seorang suami untuk menjaga istri yang sedang hamil dari sejak ngidam harus dijaga dengan pikiran yang baik dan suci. supaya jangan ada halangan pada janin yang ada dalam kandungan.

Dikatakan Gami Sandi, merawat wanita yang sedang mengandung harus dengan pikiran yang baik dan suci. Karena dengan pikiran yang baik atau suci akan melahirkan perkataan dan perbuatan yang baik dan suci pula. “Itu mengapa dirasa perlu menjaga emosi ibu hamil dan anak yang ada dalam kandungan,” katanya.

Jika orang yang hamil badannya bengkak, matanya kuning, dalam Lontar Bebratan Wong Beling disarankan agar segera diobati. Karena penyakit tersebut dapat membahayakan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya

Baca juga: Jadwal Bola Basket 3x3, Hari Ini Perebutan Medali Emas

Saat suami istri bersenggama, juga disarankan agar jangan memikirkan orang lain apalagi tentang pertemuan dengan selingkuhannya. Hal itu tidak baik karena dapat mengakibatkan lahir anak tidak sesuai dengan keinginan.

Dalam lontar Baberatan Wong Beling juga dijelaskan, saat bertemu hari baik, orang hamil wajib dibuatkan banten pemayuh belingan. tujuannya agar bayi yang lahir tepat waktu. Sehingga lancar tanpa halangan.

Di sisi lain, orang hamil hendaknya selalu mampu mengendalikan diri. Ia diminta harus berhati-hati dalam memilih makanan. Karena tidak setiap makanan boleh disantapnya. Terlebih ada  makanan karena kacuntakan.

Yan ngemong wong beling, aja amangan madaging papedes, ila kojarnia. Ika papedes magawe gering sang rare, yania sampun lekad sang rare kwela kari masusu, aja amangan, agung pamirusania.

“kalau menjaga kehamilan, hendaknya jangan makan makanan yang pedas, tidak baik untuk janin. Makan makanan pedas membuat sang janin sakit. Walaupun sudah lahir namun kalau masih menyusui, juga jangan makan makanan yang pedas, sangat besar halangan yang ditemui,” pungkasnya.(habis)

(bx/dik/man/JPR)

 TOP