25.4 C
Denpasar
Monday, March 27, 2023

Seleksi Terakhir, Kodrat Segera Putuskan Tim Pra-PON

DENPASAR, BALI EXPRESS- Minggu (5/3) mendatang menjadi hari yang menentukan bagi para petarung Bali. Pasalnya, Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali menggelar seleksi terakhir untuk menentukan tim definitif Pra-PON.

Sekum Pengprov Kodrat Bali Agung Bagus Tri Candra Arka saat diwawancarai Rabu (1/3) mengatakan lewat seleksi itu, pihaknya ingin melihat sejauh mana perkembangan atau progress petarung Bali selama ditempa kurang lebih satu bulan di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Dan tentunya mencari petarung terbaik dari sisi mental, teknik, serta fisik.

“Jadi seleksinya mereka satu lawan satu di atas matras. Siapa yang menjadi pemenang, dia yang akan menjadi bagian tim Pra-PON. Karena mereka sudah ditempa selama satu bulan lebih oleh seluruh pelatih Bali,” tegas Tri Candra Arka.

Baca Juga :  Digembleng di Bali, Ini 29 Pemain Dipanggil Shin untuk Timnas U-23

Kata pria yang akrab disapa Gung Cok ini, sebelumnya Kodrat Bali kembali menggelar sistem perekrutan tim Pra-PON karena tim yang digadang-gadang sebelumnya gagal total saat Kejurnas Tarung Derajat pada tahun 2022 lalu.

Oleh sebab itu, setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya digelar kembali seleksi dan seluruh petarung yang meliputi jawara Porprov Bali 2022 dan kejurnas dipanggil kembali untuk melakoni latihan intensif.

“Mulainya awal Februari lalu sampai awal Maret ini. Nanti kita lihat siapa yang menjadi yang terbaik,” tegas Gung Cok.

Pihaknya berharap, apa yang diberikan oleh dewan pelatih Bali selama satu bulan lebih itu diserap dengan baik oleh seluruh petarung dan benar-benar dimaksimalkan saat seleksi terakhir nanti.

Baca Juga :  KONI Bali Segera Keluarkan SK Venue Porprov 

” Kodrat Bali memiliki tugas yang cukup berat, yakni meloloskan petarung sebanyak-banyaknya ke PON dan menjaga tradisi emas. Termasuk juga bagaimana caranya minimal mempertahankan 4 emas yang kami raih saat PON 2020 lalu dan tentu saja meningkatkannya di PON 2024 nanti,” tandas Gung Cok.






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

DENPASAR, BALI EXPRESS- Minggu (5/3) mendatang menjadi hari yang menentukan bagi para petarung Bali. Pasalnya, Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali menggelar seleksi terakhir untuk menentukan tim definitif Pra-PON.

Sekum Pengprov Kodrat Bali Agung Bagus Tri Candra Arka saat diwawancarai Rabu (1/3) mengatakan lewat seleksi itu, pihaknya ingin melihat sejauh mana perkembangan atau progress petarung Bali selama ditempa kurang lebih satu bulan di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Dan tentunya mencari petarung terbaik dari sisi mental, teknik, serta fisik.

“Jadi seleksinya mereka satu lawan satu di atas matras. Siapa yang menjadi pemenang, dia yang akan menjadi bagian tim Pra-PON. Karena mereka sudah ditempa selama satu bulan lebih oleh seluruh pelatih Bali,” tegas Tri Candra Arka.

Baca Juga :  Jadwal Pomnas dan Porprov Benturan, KONI Bali Terbitkan SK Perubahan

Kata pria yang akrab disapa Gung Cok ini, sebelumnya Kodrat Bali kembali menggelar sistem perekrutan tim Pra-PON karena tim yang digadang-gadang sebelumnya gagal total saat Kejurnas Tarung Derajat pada tahun 2022 lalu.

Oleh sebab itu, setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya digelar kembali seleksi dan seluruh petarung yang meliputi jawara Porprov Bali 2022 dan kejurnas dipanggil kembali untuk melakoni latihan intensif.

“Mulainya awal Februari lalu sampai awal Maret ini. Nanti kita lihat siapa yang menjadi yang terbaik,” tegas Gung Cok.

Pihaknya berharap, apa yang diberikan oleh dewan pelatih Bali selama satu bulan lebih itu diserap dengan baik oleh seluruh petarung dan benar-benar dimaksimalkan saat seleksi terakhir nanti.

Baca Juga :  Seminggu Lebih Fisik Pemain Bali United Digenjot, Hasil Belum Memuaskan

” Kodrat Bali memiliki tugas yang cukup berat, yakni meloloskan petarung sebanyak-banyaknya ke PON dan menjaga tradisi emas. Termasuk juga bagaimana caranya minimal mempertahankan 4 emas yang kami raih saat PON 2020 lalu dan tentu saja meningkatkannya di PON 2024 nanti,” tandas Gung Cok.






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru