alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Kalah Kelas, Bali United Kandas untuk Ketiga Kalinya di Ajang AFC Cup

DENPASAR, BALI EXPRESS — Bali United kembali menambah raport buruknya di pentas kejuaraan Federasi Sepakbola Asia, AFC Cup. Wakil Indonesia ini dipastikan gugur karena gagal menjadi yang terbaik atau setidaknya runner-up di Grup G. Yang membuat ironi, hasil buruk itu malah terjadi di rumah sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Meski pada laga terakhir menang 1-0 atas Kaya FC, namun itu tak menjamin. Kekalahan memalukan atas Visakha FC bisa dibilang menjadi awal buruk yang akhirnya menggagalkan semua rencana yang sudah dibangun. Asuhan Teco Cugurra finish pada peringkat ketiga dengan poin 6.

Lebih parahnya lagi, Kedah FA yang dikalahkan Bali United di laga perdana justru berhasil lolos setelah menang besar 5-1 atas Visakha FC. Dengan kenyataan itu menandakan kegagalan back-to-back Bali United di AFC Cup untuk yang ketiga kalinya sejak 2018.

Baca Juga :  Bali United vs Arema, Semangat Bangkit Lawan Juru Kunci

Teco tampaknya tak bisa lagi mencari-cari alasan. Dari kenyataan itu sudah membeberkan bahwa asuhannya kalah kelas. Dari skema permainan sudah dibaca dengan mudah oleh lawan. Teco lebih mengandalkan sisi sayap, kemudian bola diarahkan ke tengah. Lagipula, striker Spasojevic yang notabene top skor Liga 1 musim lalu tak bisa berbuat apa-apa. Dari tiga laga, tak sebiji gol pun mampu diciptakan, bahkan miskin peluang di depan gawang.

Pelatih Teco Cugurra pun merasakan kekecewaan akibat hasil negatif ini. Namun, ia telah mengantongi pelajaran berharga selama mengarungi AFC Cup 2022.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, sederet hasil evaluasi penampilan Serdadu Tridatu tersebut menjadikan asuhannya akan lebih kuat dan siap jika kembali tampil di AFC Cup.

Baca Juga :  Ridho, Kiper Madura United Santer Dikabarkan ke Bali United, Setuju?

“Kami hanya kurang berkonsentrasi dan penyelesaian akhir untuk mencetak lebih banyak gol. Soal kekalahan saat melawan Visakha, organisasi permainan kami buruk dan harus menerima kekalahan. Inilah situasi dalam sepakbola dan kami harus belajar dari itu, baik pelatih maupun pemain, semuanya harus belajar dari itu. Ketika ada kesempatan bermain lagi, kami sudah lebih siap dan kuat,” jelas Coach Teco.

Sementara fans Bali United dipantau di media sosial Instagram mencurahkan kekecewaannya dan lebih banyak sarkas serta kolom komentar dibanjiri komentar negatif. Bahkan julukan badut AFC disematkan kepada Bali United.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

DENPASAR, BALI EXPRESS — Bali United kembali menambah raport buruknya di pentas kejuaraan Federasi Sepakbola Asia, AFC Cup. Wakil Indonesia ini dipastikan gugur karena gagal menjadi yang terbaik atau setidaknya runner-up di Grup G. Yang membuat ironi, hasil buruk itu malah terjadi di rumah sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Meski pada laga terakhir menang 1-0 atas Kaya FC, namun itu tak menjamin. Kekalahan memalukan atas Visakha FC bisa dibilang menjadi awal buruk yang akhirnya menggagalkan semua rencana yang sudah dibangun. Asuhan Teco Cugurra finish pada peringkat ketiga dengan poin 6.

Lebih parahnya lagi, Kedah FA yang dikalahkan Bali United di laga perdana justru berhasil lolos setelah menang besar 5-1 atas Visakha FC. Dengan kenyataan itu menandakan kegagalan back-to-back Bali United di AFC Cup untuk yang ketiga kalinya sejak 2018.

Baca Juga :  Pelari Emilia Nova Dipilih Jadi Pembawa Bendera di SEA Games Vietnam

Teco tampaknya tak bisa lagi mencari-cari alasan. Dari kenyataan itu sudah membeberkan bahwa asuhannya kalah kelas. Dari skema permainan sudah dibaca dengan mudah oleh lawan. Teco lebih mengandalkan sisi sayap, kemudian bola diarahkan ke tengah. Lagipula, striker Spasojevic yang notabene top skor Liga 1 musim lalu tak bisa berbuat apa-apa. Dari tiga laga, tak sebiji gol pun mampu diciptakan, bahkan miskin peluang di depan gawang.

Pelatih Teco Cugurra pun merasakan kekecewaan akibat hasil negatif ini. Namun, ia telah mengantongi pelajaran berharga selama mengarungi AFC Cup 2022.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, sederet hasil evaluasi penampilan Serdadu Tridatu tersebut menjadikan asuhannya akan lebih kuat dan siap jika kembali tampil di AFC Cup.

Baca Juga :  Persiapan AFC Cup, Venue dan Jadwal Jadi Kendala Bali United

“Kami hanya kurang berkonsentrasi dan penyelesaian akhir untuk mencetak lebih banyak gol. Soal kekalahan saat melawan Visakha, organisasi permainan kami buruk dan harus menerima kekalahan. Inilah situasi dalam sepakbola dan kami harus belajar dari itu, baik pelatih maupun pemain, semuanya harus belajar dari itu. Ketika ada kesempatan bermain lagi, kami sudah lebih siap dan kuat,” jelas Coach Teco.

Sementara fans Bali United dipantau di media sosial Instagram mencurahkan kekecewaannya dan lebih banyak sarkas serta kolom komentar dibanjiri komentar negatif. Bahkan julukan badut AFC disematkan kepada Bali United.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru

/