alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Atlet Renang PON Mengadu Kurang Asupan Vitamin dan Pakaian

DENPASAR, BALI EXPRESS – Atlet renang yang tengah mempersiapkan diri untuk Pekan Olahraga Nasional (PON), menemui Ketua Umum Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Bali, Anak Agung Ngurah Adi Ardhana, Jumat (5/3).  

Dalam pertemuan tersebut diungkapkan para atlet masih kekurangan vitamin yang diperlukan selama latihan dan pakaian renang.

Salah satu atlet, Dewa Anom, yang didampingi pelatih Gede Mega Wirapatama menyebutkan, pihaknya saat ini kekurangan vitamin dan pakaian renang.  “Biasanya semua dapat vitamin, namun sekarang hanya selang-seling. Selain itu, susu, dan alat renang juga, komsumsi juga setidaknya ada saat latihan bersama,” harapnya. 

Menanggapi masalah tersebut, Anak Agung Ngurah Adi Ardhana menyampaikan para atlet diharapkan fokus pada persiapan PON. “Jangan berpikir hal yang lain, jauhkan dulu memikirkan hak. Mungkin hak dibawa ke nomor dua dulu. Walaupun kami di pemprov memposisikan pertama untuk para atlet,” jelasnya.

Pria yang juga sebagai Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali ini, berharap agar para atlet semuanya pulang membawa medali, sehingga tidak rugi berlatih. “Kalau bisa bawa dua medali emas,” sambungnya.

Politisi PDIP ini menambahkan, atlet renang agar memiliki nilai tawar terlebih dulu. Bukan saja untuk membawa cabang olahraga, namun membawa nama daerah dan Provinsi Bali. “Yang penting ada nilai tawar terlebih dulu. Nilai tawar ini untuk Bali, karena ada dua hal, yaitu kebanggaan terhadap daerah dan kebanggan terhadap negara,” tandasnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Atlet renang yang tengah mempersiapkan diri untuk Pekan Olahraga Nasional (PON), menemui Ketua Umum Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Bali, Anak Agung Ngurah Adi Ardhana, Jumat (5/3).  

Dalam pertemuan tersebut diungkapkan para atlet masih kekurangan vitamin yang diperlukan selama latihan dan pakaian renang.

Salah satu atlet, Dewa Anom, yang didampingi pelatih Gede Mega Wirapatama menyebutkan, pihaknya saat ini kekurangan vitamin dan pakaian renang.  “Biasanya semua dapat vitamin, namun sekarang hanya selang-seling. Selain itu, susu, dan alat renang juga, komsumsi juga setidaknya ada saat latihan bersama,” harapnya. 

Menanggapi masalah tersebut, Anak Agung Ngurah Adi Ardhana menyampaikan para atlet diharapkan fokus pada persiapan PON. “Jangan berpikir hal yang lain, jauhkan dulu memikirkan hak. Mungkin hak dibawa ke nomor dua dulu. Walaupun kami di pemprov memposisikan pertama untuk para atlet,” jelasnya.

Pria yang juga sebagai Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali ini, berharap agar para atlet semuanya pulang membawa medali, sehingga tidak rugi berlatih. “Kalau bisa bawa dua medali emas,” sambungnya.

Politisi PDIP ini menambahkan, atlet renang agar memiliki nilai tawar terlebih dulu. Bukan saja untuk membawa cabang olahraga, namun membawa nama daerah dan Provinsi Bali. “Yang penting ada nilai tawar terlebih dulu. Nilai tawar ini untuk Bali, karena ada dua hal, yaitu kebanggaan terhadap daerah dan kebanggan terhadap negara,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/