alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Tidak hanya Medali, Ini Target Ni Nengah Widiasih di Tokyo

JAKARTA, BALI EXPRESS – Atlet para powerlifting Indonesia Ni Nengah Widiasih memiliki tekad besar untuk memperbaiki pencapaiannya di Paralimpiade Tokyo yang dijadwalkan bergulir 24 Agustus-5 September.

Sebagai wakil Indonesia satu-satunya di cabang olahraga para powerlifting, Widiasih adalah harapan skuad Merah Putih untuk turut berkontribusi dalam meraih medali di pesta olahraga terbesar di dunia untuk atlet disabilitas tersebut.

Empat tahun lalu di Paralimpiade Rio de Janeiro 2016, Widiasih menjadi wakil Indonesia satu-satunya yang menyumbang medali setelah meraih perunggu di nomor 41kg putri. Kala itu, ia menorehkan angkatan 95kg. Sementara emas diraih wakil Turki Nazmiye Muratlı dengan 104kg dan perak diraih Zhe Chui asal China dengan 102kg.

“Target saya bukan hanya medali, tetapi memperbaiki pencapaian dan performa di Paralimpiade Rio de Janeiro. Saya berharap bisa menampilkan yang terbaik meski saat ini harus bersaing di tengah pandemi Covid-19. Kepercayaan diri akan berperan penting dalam keberhasilan di Tokyo,” katanya dalam laman paralympic.org.

Widiasih telah melakukan berbagai persiapan. Selama tahun ini, ia mengikuti sejumlah kejuaraan dengan hasil menggembirakan. Ini menjadi modal penting bagi perempuan asal Bali tersebut pada Paralimpiade Tokyo nanti.

 

Misalnya, ketika turun di Kejuaraan Dunia Para Powerlifting di Bangkok, Thailand, Mei lalu. Widiasih sukses meraih emas untuk nomor 41kg putri dengan mencatatan angkatan 96kg dalam percobaan angkatan ketiganya.

Kemudian sekitar satu bulan setelahnya, Widiasih turun dalam Kejuaraan Dunia Para Powerlifting di Dubai. Ia menempati posisi ketiga di nomor 49kg putri angkatan terbaik 97kg.

Dengan persiapan matang, Widiasih optimistis bisa meraih hasil lebih baik pada Paralimpiade Tokyo yang akan datang.

Untuk diketahui, Widiasih adalah salah satu atlet andalan Indonesia di cabang olahraga para powerlifting. Berbagai prestasi telah perempuan kelahiran 12 Desember 1992 itu torehkan.

Pada ASEAN Para Games, Widiasih sukses meraih emas masing-masing di Singapura 2015 nomor 41kg putri dan ASEAN Para Games Kuala Lumpur 2017 di nomor 45kg putri.

Sementara untuk Asian Para Games, Widiasih tercatat meraih dua perak di nomor 41kg putri masing-masing di Incheon 2014 dan Asian Para Games Jakarta 2018. (antara)


JAKARTA, BALI EXPRESS – Atlet para powerlifting Indonesia Ni Nengah Widiasih memiliki tekad besar untuk memperbaiki pencapaiannya di Paralimpiade Tokyo yang dijadwalkan bergulir 24 Agustus-5 September.

Sebagai wakil Indonesia satu-satunya di cabang olahraga para powerlifting, Widiasih adalah harapan skuad Merah Putih untuk turut berkontribusi dalam meraih medali di pesta olahraga terbesar di dunia untuk atlet disabilitas tersebut.

Empat tahun lalu di Paralimpiade Rio de Janeiro 2016, Widiasih menjadi wakil Indonesia satu-satunya yang menyumbang medali setelah meraih perunggu di nomor 41kg putri. Kala itu, ia menorehkan angkatan 95kg. Sementara emas diraih wakil Turki Nazmiye Muratlı dengan 104kg dan perak diraih Zhe Chui asal China dengan 102kg.

“Target saya bukan hanya medali, tetapi memperbaiki pencapaian dan performa di Paralimpiade Rio de Janeiro. Saya berharap bisa menampilkan yang terbaik meski saat ini harus bersaing di tengah pandemi Covid-19. Kepercayaan diri akan berperan penting dalam keberhasilan di Tokyo,” katanya dalam laman paralympic.org.

Widiasih telah melakukan berbagai persiapan. Selama tahun ini, ia mengikuti sejumlah kejuaraan dengan hasil menggembirakan. Ini menjadi modal penting bagi perempuan asal Bali tersebut pada Paralimpiade Tokyo nanti.

 

Misalnya, ketika turun di Kejuaraan Dunia Para Powerlifting di Bangkok, Thailand, Mei lalu. Widiasih sukses meraih emas untuk nomor 41kg putri dengan mencatatan angkatan 96kg dalam percobaan angkatan ketiganya.

Kemudian sekitar satu bulan setelahnya, Widiasih turun dalam Kejuaraan Dunia Para Powerlifting di Dubai. Ia menempati posisi ketiga di nomor 49kg putri angkatan terbaik 97kg.

Dengan persiapan matang, Widiasih optimistis bisa meraih hasil lebih baik pada Paralimpiade Tokyo yang akan datang.

Untuk diketahui, Widiasih adalah salah satu atlet andalan Indonesia di cabang olahraga para powerlifting. Berbagai prestasi telah perempuan kelahiran 12 Desember 1992 itu torehkan.

Pada ASEAN Para Games, Widiasih sukses meraih emas masing-masing di Singapura 2015 nomor 41kg putri dan ASEAN Para Games Kuala Lumpur 2017 di nomor 45kg putri.

Sementara untuk Asian Para Games, Widiasih tercatat meraih dua perak di nomor 41kg putri masing-masing di Incheon 2014 dan Asian Para Games Jakarta 2018. (antara)


Most Read

Artikel Terbaru

/