alexametrics
27.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Teco Dukung Wacana Marque Player di Musim Depan

DENPASAR, BALI EXPRESS – Belum lama ini, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mewacanakan kembali jika setiap klub di Liga 1 musim depan boleh merekrut marque player. Kehadiran marque player dikatakan Iriawan untuk meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia.

Seperti diketahui, pada musim 2017 marque player ini sempat diterapkan ketika era Ketua PSSI Edy Rahmayadi. Saat itu beberapa marque player sempat bermain di Indonesia, salah satunya yang ikonik adalah Michael Essien, legenda sepakbola timnas Pantai Gading dan klub Chelsea.

Hanya saja keinginan itu baru sebatas wacana karena akan diseriuskan lagi saat ada kongres PSSI dalam waktu dekat ini. Terkait rencana itu, pelatih Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra merespon. Teco mendukung wacana tersebut bisa terealisasi musim depan. Menurutnya, dengan kedatangan pemain asing berkualitas, Liga 1 tentu terdongkrak dari segi kualitas.

“Bagus jika ada satu atau dua pemain asing berkualitas di Liga Indonesia dan liga juga bisa lebih bagus,” ungkap Teco.

Versi Teco, jika pemain berkualitas hadir tentu saja akan mempengaruhi pertandingan. Termasuk antusias suporter datang menyaksikan langsung ke stadion. Apalagi musim depan tengah direncanakan suporter bisa hadir langsung ke stadion.

“Kualitas pertandingan dengan kehadiran marquee player akan lebih bagus. Suporter juga pasti lebih senang saat bisa menonton pertandingan,” ujarnya.

Namun yang perlu diperhatikan lebih lanjut jika regulasi tersebut benar diterapkan adalah masalah kuota. Apakah kuota pemain tetap empat pemain asing dengan rincian 2+1+1 atau ada penambahan kuota maksimal satu pemain untuk marquee player. Kebetulan Bali United sudah memiliki empat pemain asing musim depan yaitu Willian Pacheco, Eber Bessa, dan Privat Mbarga sebagai pemain asing non Asia serta Brwa Hekmat Nouri sebagai pemain Asia.

Di luar marque player, skuad Bali United bersiap menjalani latihan perdana pasca kompetisi. Pada Senin (10/5) esok, Spasojevic dkk direncanakan mengikuti program latihan pertama. Untuk lokasinya kemungkinan besar masih menggunakan Lapangan Tri Sakti, Legian.

Hal ini juga sempat dibahas Teco, bahwa Training Ground yang berlokasi di Pantai Purnama, Gianyar belum bisa 100 persen digunakan untuk latihan.






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

DENPASAR, BALI EXPRESS – Belum lama ini, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mewacanakan kembali jika setiap klub di Liga 1 musim depan boleh merekrut marque player. Kehadiran marque player dikatakan Iriawan untuk meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia.

Seperti diketahui, pada musim 2017 marque player ini sempat diterapkan ketika era Ketua PSSI Edy Rahmayadi. Saat itu beberapa marque player sempat bermain di Indonesia, salah satunya yang ikonik adalah Michael Essien, legenda sepakbola timnas Pantai Gading dan klub Chelsea.

Hanya saja keinginan itu baru sebatas wacana karena akan diseriuskan lagi saat ada kongres PSSI dalam waktu dekat ini. Terkait rencana itu, pelatih Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra merespon. Teco mendukung wacana tersebut bisa terealisasi musim depan. Menurutnya, dengan kedatangan pemain asing berkualitas, Liga 1 tentu terdongkrak dari segi kualitas.

“Bagus jika ada satu atau dua pemain asing berkualitas di Liga Indonesia dan liga juga bisa lebih bagus,” ungkap Teco.

Versi Teco, jika pemain berkualitas hadir tentu saja akan mempengaruhi pertandingan. Termasuk antusias suporter datang menyaksikan langsung ke stadion. Apalagi musim depan tengah direncanakan suporter bisa hadir langsung ke stadion.

“Kualitas pertandingan dengan kehadiran marquee player akan lebih bagus. Suporter juga pasti lebih senang saat bisa menonton pertandingan,” ujarnya.

Namun yang perlu diperhatikan lebih lanjut jika regulasi tersebut benar diterapkan adalah masalah kuota. Apakah kuota pemain tetap empat pemain asing dengan rincian 2+1+1 atau ada penambahan kuota maksimal satu pemain untuk marquee player. Kebetulan Bali United sudah memiliki empat pemain asing musim depan yaitu Willian Pacheco, Eber Bessa, dan Privat Mbarga sebagai pemain asing non Asia serta Brwa Hekmat Nouri sebagai pemain Asia.

Di luar marque player, skuad Bali United bersiap menjalani latihan perdana pasca kompetisi. Pada Senin (10/5) esok, Spasojevic dkk direncanakan mengikuti program latihan pertama. Untuk lokasinya kemungkinan besar masih menggunakan Lapangan Tri Sakti, Legian.

Hal ini juga sempat dibahas Teco, bahwa Training Ground yang berlokasi di Pantai Purnama, Gianyar belum bisa 100 persen digunakan untuk latihan.






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru

/