26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Arung Jeram Bidik 4 Emas di PON Aceh

DENPASAR, BALI EXPRESS — Cabang olahraga (cabor) arung jeram memang cukup asing terdengar, karena olahraga ekstrem ini lebih banyak dinikmati sebagai olahraga rekreasi. Tapi jangan salah, arung jeram nantinya dipertandingkan dalam PON XXI/Aceh-Sumut dengan memperebutkan 16 medali emas. Lantas bagaimana dengan Bali?

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Bali I Ketut Subadra mengatakan Bali membidik 4 keping emas khusus di kategori putra di regu empat (R4) serta regu enam (R6). Ia pun meyakinkan bahwa peluang meraih emas PON yang digelar tahun 2024 itu ada.

“Potensi untuk emas itu sudah ada. Bali meski pengprovnya paling muda tapi memiliki potensi besar meraih medali di PON nanti,” jelas Subadra, Kamis (8/12)

Tapi sebelum menatap PON Aceh-Sumut, Bali harus melalui ajang Pra-PON yang digelar pada September 2023 mendatang, di mana Bali tergabung di zona II bersama Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, serta NTT.

Sementara untuk Pra-PON itu ada tiga zona yakni zona I meliputi Pulau Sumatera serta sebagian provinsi di Pulau Jawa, serta zona III yakni Pulau Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Meski sudah mantap menatap Pra-PON dan PON, namun kepengurusan arung jeram di Bali diakuinya masih sedikit. Baru tiga pengkab saja, yaitu Badung, Karangasem, serta Gianyar. Bahkan Ketut Subadra sendiri baru saja ditetapkan sebagai ketua umum yang terpilih secara aklamasi pada Musprov FAJI Bali pada 3 November 2022 lalu.

“Keinginan kami menambah dua pengkab lagi yakni di Klungkung dan Buleleng. Sehingga potensi atlet arung jeram bisa bertambah nantinya. Dan ini juga saran dari KONI Bali agar minimal ada lima kepengurusan di Bali,” tandasnya.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

DENPASAR, BALI EXPRESS — Cabang olahraga (cabor) arung jeram memang cukup asing terdengar, karena olahraga ekstrem ini lebih banyak dinikmati sebagai olahraga rekreasi. Tapi jangan salah, arung jeram nantinya dipertandingkan dalam PON XXI/Aceh-Sumut dengan memperebutkan 16 medali emas. Lantas bagaimana dengan Bali?

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Bali I Ketut Subadra mengatakan Bali membidik 4 keping emas khusus di kategori putra di regu empat (R4) serta regu enam (R6). Ia pun meyakinkan bahwa peluang meraih emas PON yang digelar tahun 2024 itu ada.

“Potensi untuk emas itu sudah ada. Bali meski pengprovnya paling muda tapi memiliki potensi besar meraih medali di PON nanti,” jelas Subadra, Kamis (8/12)

Tapi sebelum menatap PON Aceh-Sumut, Bali harus melalui ajang Pra-PON yang digelar pada September 2023 mendatang, di mana Bali tergabung di zona II bersama Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, serta NTT.

Sementara untuk Pra-PON itu ada tiga zona yakni zona I meliputi Pulau Sumatera serta sebagian provinsi di Pulau Jawa, serta zona III yakni Pulau Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Meski sudah mantap menatap Pra-PON dan PON, namun kepengurusan arung jeram di Bali diakuinya masih sedikit. Baru tiga pengkab saja, yaitu Badung, Karangasem, serta Gianyar. Bahkan Ketut Subadra sendiri baru saja ditetapkan sebagai ketua umum yang terpilih secara aklamasi pada Musprov FAJI Bali pada 3 November 2022 lalu.

“Keinginan kami menambah dua pengkab lagi yakni di Klungkung dan Buleleng. Sehingga potensi atlet arung jeram bisa bertambah nantinya. Dan ini juga saran dari KONI Bali agar minimal ada lima kepengurusan di Bali,” tandasnya.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru