alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Luh Sukranadi Bikin Kaum Lelaki Tak Berdaya di Turnamen Ceki

SINGARAJA, BALI EXPRESS -Konsentrasi penuh nampak di wajah setiap peserta. Segala trik dilakukan untuk menumbangkan lawan dan menjadi yang terdepan. Gerakan tangan serta pergerakan mata menjadi kunci lawan membaca permainan.

Suasana Turnamen Ceki Bungkulan di Buleleng yang digelar karang taruna Desa Bungkulan, Kamis (9/6) pagi itu nampak menegangkan.

Ada sekitar 13 meja dengan total 65 peserta bertarung di babak penyisihan. Setelah bermain beberapa putaran, sebanyak 26 orang lolos ke babak semi final. Mereka dibagi dalam 6 meja.

Setelah berhasil menumbangkan lawan, sebanyak 10 orang maju ke babak final. Salah  satunya adalah Luh Sukranadi. “Selain Ibu Luh, ada juga ibu-ibu lain. Ada 11 ibu-ibu yang ikut serta. Dan ibu Luh ini yang lolos ke final,” terang Sekdes Bungkulan I Gusti Bagus Wira Pandu Winata.

Luh Sukranadi dengan segala kemampuannya memainkan kartu ceki berbuah manis. Siapa sangka kepiawaiannya dalam maceki berhasil menumpas lawan dan bertengger pada posisi pertama di turnamen ini. Ia menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi jawara. Padahal sepanjang turnamen, perempuan asal Bungkulan ini tidak banyak menunjukkan trik.

“Kami pun tidak menyangka turnamen ini malah dimenangkan oleh ibu-ibu. Tapi kami salut. Ini membuktikan kemampuan perempuan dengan laki-laki seimbang,” tambahnya.

Luh Sukranadi didapuk menjadi pemenang setelah mendapatkan 8 poin. Ia mematikan lawan sebanyak 2 kali dengan poin 4. “Ternyata jago dalam pertandingan,” imbuh Sekdes Pandu.

 






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS -Konsentrasi penuh nampak di wajah setiap peserta. Segala trik dilakukan untuk menumbangkan lawan dan menjadi yang terdepan. Gerakan tangan serta pergerakan mata menjadi kunci lawan membaca permainan.

Suasana Turnamen Ceki Bungkulan di Buleleng yang digelar karang taruna Desa Bungkulan, Kamis (9/6) pagi itu nampak menegangkan.

Ada sekitar 13 meja dengan total 65 peserta bertarung di babak penyisihan. Setelah bermain beberapa putaran, sebanyak 26 orang lolos ke babak semi final. Mereka dibagi dalam 6 meja.

Setelah berhasil menumbangkan lawan, sebanyak 10 orang maju ke babak final. Salah  satunya adalah Luh Sukranadi. “Selain Ibu Luh, ada juga ibu-ibu lain. Ada 11 ibu-ibu yang ikut serta. Dan ibu Luh ini yang lolos ke final,” terang Sekdes Bungkulan I Gusti Bagus Wira Pandu Winata.

Luh Sukranadi dengan segala kemampuannya memainkan kartu ceki berbuah manis. Siapa sangka kepiawaiannya dalam maceki berhasil menumpas lawan dan bertengger pada posisi pertama di turnamen ini. Ia menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi jawara. Padahal sepanjang turnamen, perempuan asal Bungkulan ini tidak banyak menunjukkan trik.

“Kami pun tidak menyangka turnamen ini malah dimenangkan oleh ibu-ibu. Tapi kami salut. Ini membuktikan kemampuan perempuan dengan laki-laki seimbang,” tambahnya.

Luh Sukranadi didapuk menjadi pemenang setelah mendapatkan 8 poin. Ia mematikan lawan sebanyak 2 kali dengan poin 4. “Ternyata jago dalam pertandingan,” imbuh Sekdes Pandu.

 






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/