alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Terpapar Covid-19, Raducanu Mundur dari Turnamen Abu Dhabi 

ABU DHABI, BALI EXPRESS – Petenis putri Inggris juara US Open Emma Raducanu mundur dari Kejuaraan Tenis Mubadala di Abu Dhabi pekan ini, setelah dinyatakan positif Covid-19.

Seperti diumumkan panitia turnamen Senin (13/12), petenis berusia 19 tahun itu semula dijadwalkan menghadapi juara Olimpiade Belinda Bencic pada Kamis dalam turnamen eksibisi tersebut.

Namun, Raducanu, yang telah melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab, kini harus menjalani masa isolasi.

Jika tidak mengalami penyakit yang berkepanjangan, petenis nomor 19 dunia itu masih bisa melakukan perjalanan ke Australia menjelang turnamen Grand Slam pertama tahun 2022.

“Saya sangat ingin dapat bermain di depan para penggemar di sini di Abu Dhabi, tetapi sayangnya, setelah dinyatakan positif Covid-19, saya harus menunda hingga kesempatan berikutnya,” kata Raducanu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh penyelenggara, seperti dilansir AFP. .

“Saya mengisolasi sesuai aturan dan mudah-mudahan bisa segera kembali,” ujarnya. Raducanu, yang menjadi petenis kualifikasi pertama yang memenangi Grand Slam ketika dia mengalahkan Leylah Fernandez di final US Open di Flushing Meadows, New York, telah ditangani pelatih baru Torben Beltz menjelang musim penuh pertamanya di Tur WTA.

Petenis remaja itu juga masih dalam isolasi saat acara BBC Sports Personality of the Year hari Minggu, di mana dia bersaing dengan Tom Daley, Tyson Fury, Adam Peaty, Raheem Sterling dan Sarah Storey dalam pemungutan suara publik untuk olahragawan top Inggris tahun 2021. (ant)


ABU DHABI, BALI EXPRESS – Petenis putri Inggris juara US Open Emma Raducanu mundur dari Kejuaraan Tenis Mubadala di Abu Dhabi pekan ini, setelah dinyatakan positif Covid-19.

Seperti diumumkan panitia turnamen Senin (13/12), petenis berusia 19 tahun itu semula dijadwalkan menghadapi juara Olimpiade Belinda Bencic pada Kamis dalam turnamen eksibisi tersebut.

Namun, Raducanu, yang telah melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab, kini harus menjalani masa isolasi.

Jika tidak mengalami penyakit yang berkepanjangan, petenis nomor 19 dunia itu masih bisa melakukan perjalanan ke Australia menjelang turnamen Grand Slam pertama tahun 2022.

“Saya sangat ingin dapat bermain di depan para penggemar di sini di Abu Dhabi, tetapi sayangnya, setelah dinyatakan positif Covid-19, saya harus menunda hingga kesempatan berikutnya,” kata Raducanu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh penyelenggara, seperti dilansir AFP. .

“Saya mengisolasi sesuai aturan dan mudah-mudahan bisa segera kembali,” ujarnya. Raducanu, yang menjadi petenis kualifikasi pertama yang memenangi Grand Slam ketika dia mengalahkan Leylah Fernandez di final US Open di Flushing Meadows, New York, telah ditangani pelatih baru Torben Beltz menjelang musim penuh pertamanya di Tur WTA.

Petenis remaja itu juga masih dalam isolasi saat acara BBC Sports Personality of the Year hari Minggu, di mana dia bersaing dengan Tom Daley, Tyson Fury, Adam Peaty, Raheem Sterling dan Sarah Storey dalam pemungutan suara publik untuk olahragawan top Inggris tahun 2021. (ant)


Most Read

Artikel Terbaru

/