DENPASAR, BALI EXPRESS – Usai dikalahkan Arema FC, Bali United kini terbang menuju Pulau Kalimantan ke kandang Barito Putera pada pekan kelima BRI Liga 1, 18 Agustus mendatang. Di atas kertas, Bali United diprediksi akan mendominasi permainan.
Tapi menariknya, duel kedua tim nanti bertajuk ‘sakit hati’ mengingat di pekan keempat, keduanya sama-sama menelan kekalahan. Barito dibekap PSS Sleman dengan skor 1-0 saat laga away, dan Bali United lebih ironi ketika dipermalukan Arema FC 1-2 di kandang sendiri, Sabtu (13/8) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Pasukan Teco Cugurra wajib waspada. Barito boleh saja berada di bawah Bali United di papan klasemen saat ini dengan tiga kali kalah away. Tapi ketika bermain di kandangnya sendiri, Barito tampil trengginas. Hal itu dibuktikan saat pekan kedua lalu ketika Barito memenangi derby Kalimantan dengan mempecundangi Borneo FC yang notabene peringkat ketiga sementara dengan skor 3-1.
Kemenangan itu diraih saat Barito bermain di rumah sendiri yakni Stadion Demang Lehman, Banjarmasin. Padahal pada pekan pertama, Barito justru dipermalukan 0-8 oleh Madura United.
Teco wajib jeli melihat situasi ini. Terutama barisan pertahanan yang masih belum sempurna, bahkan terkesan angin-anginan. Khawatirnya, Borneo mampu memanfaatkan ini dan justru bisa menghadirkan kembali kekalahan untuk skuad Serdadu Tridatu. Dua gol Arema FC lalu juga karena kurang fokusnya barisan pertahanan yang masih ada celah sangat longgar.
“Usai melawan Arema kami langsung fokus ke latihan. Evaluasi setiap lini sudah dilakukan dan kami tidak pernah berhenti untuk terus bekerja keras demi hasil terbaik,” tutur Teco Cugurra, Senin (15/8).
Dari head-to-head selama lima pertandingan terakhir, Bali United jauh mendominasi. Dari laga itu, Bali United menang sebanyak 4 kali dan hanya sekali kalah. Tapi statistik tidak menjadi jaminan seratus persen, terpenting adalah semangat dan motivasi Serdadu Tridatu untuk kembali ke jalur kemenangan.
Pasalnya, Bali United kini dalam tren roller coaster yang tentu saja menjadi bahan kritikan fans. Soal kritik dari fans di media sosial, Teco Cugurra tak menggubris karena baginya kritikan adalah suatu hal yang wajar di sepakbola.