alexametrics
28.7 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Ini Misi Khusus Bali United dalam Final Piala Presiden

BALI EXPRESS, DENPASAR – Bali United akan melakoni laga final daalm laga Piala Presiden 2018 menghadapi Persija Jakarta, Sabtu malam nanti (17/2) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pencapaian ini pula menjadi moment spesial bagi pasukan Serdadu Tridatu. Karena selain ingin meraih gelar juara, Fadhil Sausu dkk juga punya misi khusus pada final kali ini.

Misi khusu itu adalah membawa pulang trofi Piala Presiden yang memang dibuat oleh pemahat asal Bali, Ida Bagus Ketut Lasem. Pastinya, apabila sukses menang atas Persija Jakarta, maka trofi yang sudah dibuat pada tahun 2015 tersebut akan “pulang ke rumah asalnya” yaitu di Pulau Dewata.

Menariknya, jika dilihat dari prestasi antar kedua tim yang siap ‘bertempur’ nanti, baik Bali United dan Persija Jakarta sama-sama menjadi wakil Indonesia di kompetisi Asia.  Tim Serdadu Tridatu maupun Macan Kemayoran pun cukup sukses menjaga stabilitas permainan mereka, meskipun harus membagi fokus di kompetisi Asia maupun Piala Presiden 2018. Namun jika dilihat secara head to head, pertemuan Bali United dengan Persija Jakarta, sebenarnya bukan jadi yang pertama di Piala Presiden 2018.

Sebelumnya kedua tim sempat bertemu di babak penyisihan grup, dimana Bali United sukses menang dengan skor tipis 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Rekor pertemuan kedua tim juga masih mengungguli Bali United.
Dari lima pertemuan terakhir, Bali United sukses menang tiga kali dan dua laga lainnya berakhir imbang.Tentunya berbagai statistik akan membuat laga seru malam nanti akan berlangsung dengan dramatis. Misi balas dendam Persija Jakarta tentunya akan memberi peluang besar untuk menaklukan Bali United. Apalagi bermain di kandangnya sendiri.

Baca Juga :  Bantai Barito 5-0, Pesta Bali United Ternoda Kartu Merah Bachdim

Namun laga penting kali ini bagi Bali United tentunya menjadi laga yang akan dilakoni habis-habisan, meski takkan diperkuat striker Irfan Bachdim. Pelatih kepala Bali United di Piala Presiden 2018, Hans-Peter Schaller mengaku bila tim Serdadu Tridatu sudah sangat siap menghadapi pertandingan nanti. Menurutnya, perebutan gelar juara Piala Presiden menghadapi Persija bakal berjalan sengit. Bahkan, Schaller menuturkan tidak sedikitpun cemas dengan atmosfer pendukung tuan rumah.

“Kami sangat senang bisa berada di Jakarta dan bersiap menghadapi pertandingan final melawan Persija. Kami sudah bekerja keras dengan luar biasa sampai akhirnya berada di pertandingan final. Kami tahu Persija tim bagus. Kami memang mampu mengalahkan mereka di Bali, tapi semuanya dengan kerja keras yang luar biasa. Bisa saya katakan bila pertandingan besok merupakan hari yang besar untuk kami,” ujarnya saat Pre-match press conference Jumat siang (16/2).

Terkait tekanan pendukung tuan rumah yang dipastikan akan diterima tim Bali United, Coach Peter mengaku bila para pemain Bali United sudah siap dengan hal tersebut. Menurutnya tekanan suporter adalah hal biasa dalam pertandingan sepak bola.

Baca Juga :  Sudah Booster, Suporter Bisa Hadir Tonton Laga AFC Cup di Dipta

“Ya, tekanan dari fans tentunya sudah biasa dalam setiap pertandingan. Kami sadari hal tersebut. Kami juga sudah cukup terbiasa dengan tekanan dari suporter seperti halnya saat pertandingan melawan Sriwijaya FC di Palembang dulu. Kami wajib fokus untuk menjaga konsentrasi agar mampu meraih hasil maksimal di pertandingan besok,” tutur Schaller.

“Pastinya besok (Sabtu malam nanti, Red) akan menjadi laga fantastik. Kami pastikan Bali United siap menampilkan yang terbaik,” lanjutnya.

Sementara itu, M Tautiq yang kerap menempati posisi sebagai gelandang jangkar dari Bali United mengungkapkan, kalau timnya saat ini tengah on fire untuk laga final Piala Presiden.

“Ini final kedua saya di Piala Presiden. Pertama saat di Persib Bandung. Ini kedua kalinya ikut, jadi mestinya punya motivasi besar. Besok akan habis-habisan kerja keras untuk dapat Piala Presiden,” tutur Taufiq.

Dirinya bersama para pemain lain, akan tetap fokus untuk menghadapi tim Persija Jakarta yang diniliainya skuad tersebut tim yang kompak dan solid. “Kami akan fokus dari menit awal sampai menit akhir. Apalagi saya melihat Tim Persija merupakan tim bagus yang kompak dan solid. Jadi kami perlu kerja keras untuk bisa membawa piala ke Bali. Pastinya, kami sendiri secara tim sudah sangat siap,” tutup Taufiq. 


BALI EXPRESS, DENPASAR – Bali United akan melakoni laga final daalm laga Piala Presiden 2018 menghadapi Persija Jakarta, Sabtu malam nanti (17/2) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pencapaian ini pula menjadi moment spesial bagi pasukan Serdadu Tridatu. Karena selain ingin meraih gelar juara, Fadhil Sausu dkk juga punya misi khusus pada final kali ini.

Misi khusu itu adalah membawa pulang trofi Piala Presiden yang memang dibuat oleh pemahat asal Bali, Ida Bagus Ketut Lasem. Pastinya, apabila sukses menang atas Persija Jakarta, maka trofi yang sudah dibuat pada tahun 2015 tersebut akan “pulang ke rumah asalnya” yaitu di Pulau Dewata.

Menariknya, jika dilihat dari prestasi antar kedua tim yang siap ‘bertempur’ nanti, baik Bali United dan Persija Jakarta sama-sama menjadi wakil Indonesia di kompetisi Asia.  Tim Serdadu Tridatu maupun Macan Kemayoran pun cukup sukses menjaga stabilitas permainan mereka, meskipun harus membagi fokus di kompetisi Asia maupun Piala Presiden 2018. Namun jika dilihat secara head to head, pertemuan Bali United dengan Persija Jakarta, sebenarnya bukan jadi yang pertama di Piala Presiden 2018.

Sebelumnya kedua tim sempat bertemu di babak penyisihan grup, dimana Bali United sukses menang dengan skor tipis 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Rekor pertemuan kedua tim juga masih mengungguli Bali United.
Dari lima pertemuan terakhir, Bali United sukses menang tiga kali dan dua laga lainnya berakhir imbang.Tentunya berbagai statistik akan membuat laga seru malam nanti akan berlangsung dengan dramatis. Misi balas dendam Persija Jakarta tentunya akan memberi peluang besar untuk menaklukan Bali United. Apalagi bermain di kandangnya sendiri.

Baca Juga :  Stefano “Teco” Cugurra Habiskan Waktu dengan Keluarga

Namun laga penting kali ini bagi Bali United tentunya menjadi laga yang akan dilakoni habis-habisan, meski takkan diperkuat striker Irfan Bachdim. Pelatih kepala Bali United di Piala Presiden 2018, Hans-Peter Schaller mengaku bila tim Serdadu Tridatu sudah sangat siap menghadapi pertandingan nanti. Menurutnya, perebutan gelar juara Piala Presiden menghadapi Persija bakal berjalan sengit. Bahkan, Schaller menuturkan tidak sedikitpun cemas dengan atmosfer pendukung tuan rumah.

“Kami sangat senang bisa berada di Jakarta dan bersiap menghadapi pertandingan final melawan Persija. Kami sudah bekerja keras dengan luar biasa sampai akhirnya berada di pertandingan final. Kami tahu Persija tim bagus. Kami memang mampu mengalahkan mereka di Bali, tapi semuanya dengan kerja keras yang luar biasa. Bisa saya katakan bila pertandingan besok merupakan hari yang besar untuk kami,” ujarnya saat Pre-match press conference Jumat siang (16/2).

Terkait tekanan pendukung tuan rumah yang dipastikan akan diterima tim Bali United, Coach Peter mengaku bila para pemain Bali United sudah siap dengan hal tersebut. Menurutnya tekanan suporter adalah hal biasa dalam pertandingan sepak bola.

Baca Juga :  Bali United Rindu Suasana Gemuruh Stadion Dipta

“Ya, tekanan dari fans tentunya sudah biasa dalam setiap pertandingan. Kami sadari hal tersebut. Kami juga sudah cukup terbiasa dengan tekanan dari suporter seperti halnya saat pertandingan melawan Sriwijaya FC di Palembang dulu. Kami wajib fokus untuk menjaga konsentrasi agar mampu meraih hasil maksimal di pertandingan besok,” tutur Schaller.

“Pastinya besok (Sabtu malam nanti, Red) akan menjadi laga fantastik. Kami pastikan Bali United siap menampilkan yang terbaik,” lanjutnya.

Sementara itu, M Tautiq yang kerap menempati posisi sebagai gelandang jangkar dari Bali United mengungkapkan, kalau timnya saat ini tengah on fire untuk laga final Piala Presiden.

“Ini final kedua saya di Piala Presiden. Pertama saat di Persib Bandung. Ini kedua kalinya ikut, jadi mestinya punya motivasi besar. Besok akan habis-habisan kerja keras untuk dapat Piala Presiden,” tutur Taufiq.

Dirinya bersama para pemain lain, akan tetap fokus untuk menghadapi tim Persija Jakarta yang diniliainya skuad tersebut tim yang kompak dan solid. “Kami akan fokus dari menit awal sampai menit akhir. Apalagi saya melihat Tim Persija merupakan tim bagus yang kompak dan solid. Jadi kami perlu kerja keras untuk bisa membawa piala ke Bali. Pastinya, kami sendiri secara tim sudah sangat siap,” tutup Taufiq. 


Most Read

Artikel Terbaru

/