alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Murray Bertekad Tetap Main di Wimbledon

JAKARTA, BALI EXPRESS- Andy Murray mengatakan masih berencana bermain di Wimbledon, meskipun terhambat oleh cedera perut yang membuatnya tidak dapat berlatih dengan optimal. Ia mengalami cedera saat kalah dalam final Stuttgart Open melawan petenis Italia Matteo Berrettini pekan lalu.

Mantan petenis nomor satu dunia itu mengundurkan diri dari Kejuaraan Queen’s Club dan berharap sudah fit saat Wimbledon digelar mulai 27 Juni. “Rencananya masih tetap akan bermain. Cederanya membaik. Saya sudah memeriksakan kembali dan perkembangannya ke arah yang benar,” kata Murray seperti dikutip Reuters, Selasa (21/6). “Tetapi Anda mungkin bisa mengatasi cedera yang disebabkan oleh pukulan yang membuat saya kesulitan dan belum bisa berlatih,” tambah petenis Inggris berusia 35 tahun yang menjuarai turnamen Grand Slam lapangan rumput itu pada 2013 dan 2016 tersebut. “Dalam beberapa hari ke depan saya akan mulai meningkatkannya dan mengujinya. Mudah-mudahan sudah cukup pulih,” katanya lagi.

Murray yang kini berperingkat ke-51 dunia, tampil bagus sepanjang turnamen lapangan rumput pemanasan Wimbledon. Dia mampu mencapai semifinal di Surbiton Challenger, lalu final di Stuttgart. “(Cedera) ini mengecewakan tetapi saya memainkan sembilan pertandingan dalam dua pekan yang belum pernah saya lakukan sejak 2016,” kata Murray yang mengalami cedera panjang dalam beberapa tahun terakhir karena operasi pinggul. “Menyedihkan berada dalam posisi ini menjelang Wimbledon, tetapi hal positif bagi saya adalah saya sudah pernah menghadapi masalah yang lebih buruk dalam beberapa tahun terakhir dan menanganinya dengan baik,” tandasnya. (jpg/wan)


JAKARTA, BALI EXPRESS- Andy Murray mengatakan masih berencana bermain di Wimbledon, meskipun terhambat oleh cedera perut yang membuatnya tidak dapat berlatih dengan optimal. Ia mengalami cedera saat kalah dalam final Stuttgart Open melawan petenis Italia Matteo Berrettini pekan lalu.

Mantan petenis nomor satu dunia itu mengundurkan diri dari Kejuaraan Queen’s Club dan berharap sudah fit saat Wimbledon digelar mulai 27 Juni. “Rencananya masih tetap akan bermain. Cederanya membaik. Saya sudah memeriksakan kembali dan perkembangannya ke arah yang benar,” kata Murray seperti dikutip Reuters, Selasa (21/6). “Tetapi Anda mungkin bisa mengatasi cedera yang disebabkan oleh pukulan yang membuat saya kesulitan dan belum bisa berlatih,” tambah petenis Inggris berusia 35 tahun yang menjuarai turnamen Grand Slam lapangan rumput itu pada 2013 dan 2016 tersebut. “Dalam beberapa hari ke depan saya akan mulai meningkatkannya dan mengujinya. Mudah-mudahan sudah cukup pulih,” katanya lagi.

Murray yang kini berperingkat ke-51 dunia, tampil bagus sepanjang turnamen lapangan rumput pemanasan Wimbledon. Dia mampu mencapai semifinal di Surbiton Challenger, lalu final di Stuttgart. “(Cedera) ini mengecewakan tetapi saya memainkan sembilan pertandingan dalam dua pekan yang belum pernah saya lakukan sejak 2016,” kata Murray yang mengalami cedera panjang dalam beberapa tahun terakhir karena operasi pinggul. “Menyedihkan berada dalam posisi ini menjelang Wimbledon, tetapi hal positif bagi saya adalah saya sudah pernah menghadapi masalah yang lebih buruk dalam beberapa tahun terakhir dan menanganinya dengan baik,” tandasnya. (jpg/wan)


Most Read

Artikel Terbaru

/