28.7 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Perpani Bali Bentuk Kerangka Tim Pra-PON

DENPASAR, BALI EXPRESS — Setelah Porprov Bali XV/2022, Pengprov Perpani Denpasar telah memiliki kerangka penghuni tim Pra-PON. Para penghuni tim tersebut merupakan pemanah yang masuk sesuai dengan level kejuaraan yang dijadikan dasar penilaian dan penentuan.

Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra, Minggu (22/1) menjelaskan, Bali telah memiliki kerangka tim yang dihuni 24 pemanah putra dan putri. Jika nanti dikirim full team maka hanya dibutuhkan pemanah 18 atlet saja.

“Pra-PON nanti mempertandingkan tiga divisi yakni nasional, recurve dan compound maka total medali emas yang dipertandingkan 19 emas, dan Bali kalau mengirim full team jadi 18 pemanah,” ujarnya.

Sambung Fajar Putra, 24 pemanah tersebut terdiri dari pemanah Denpasar sebanyak 14 atlet, pemanah Badung 9 atlet dan pemanah Buleleng 1 atlet. Tapi nanti menjelang berangkat ke Pra-PON akan diciutkan menjadi 18 pemanah saja.

Diakui pria yang juga Wakil Ketua Umum I Pengkot Perpani Denpasar itu, level kejuaraan yang menjadi penilaian penghuni kerangka tim Pra-PON atau tim bayangan yakni yang pertama medali di PON XX/2020 di Papua lalu, kedua peraih medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) senior, peraih medali Kejuras junior tapi melihat jarak dan sisanya terakhir yakni prestasi di Porprov Bali XV/2022 silam.

Kemudian soal training camp (TC) ditegaskan Fajar Putra akan dimulai tiga bulan sebelum Pra-PON atau sekitar Maret tahun 2023. Sementara ini para pemanah yang masuk kerangka tim masih berlatih di klubnya masing-masing. Untuk rival, Fajar Putra menyebutkan ada dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta dan DKI Jakarta. “Untuk Pra-PON sendiri kabarnya digelar pada Juni di Jakarta,” tandasnya.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

DENPASAR, BALI EXPRESS — Setelah Porprov Bali XV/2022, Pengprov Perpani Denpasar telah memiliki kerangka penghuni tim Pra-PON. Para penghuni tim tersebut merupakan pemanah yang masuk sesuai dengan level kejuaraan yang dijadikan dasar penilaian dan penentuan.

Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra, Minggu (22/1) menjelaskan, Bali telah memiliki kerangka tim yang dihuni 24 pemanah putra dan putri. Jika nanti dikirim full team maka hanya dibutuhkan pemanah 18 atlet saja.

“Pra-PON nanti mempertandingkan tiga divisi yakni nasional, recurve dan compound maka total medali emas yang dipertandingkan 19 emas, dan Bali kalau mengirim full team jadi 18 pemanah,” ujarnya.

Sambung Fajar Putra, 24 pemanah tersebut terdiri dari pemanah Denpasar sebanyak 14 atlet, pemanah Badung 9 atlet dan pemanah Buleleng 1 atlet. Tapi nanti menjelang berangkat ke Pra-PON akan diciutkan menjadi 18 pemanah saja.

Diakui pria yang juga Wakil Ketua Umum I Pengkot Perpani Denpasar itu, level kejuaraan yang menjadi penilaian penghuni kerangka tim Pra-PON atau tim bayangan yakni yang pertama medali di PON XX/2020 di Papua lalu, kedua peraih medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) senior, peraih medali Kejuras junior tapi melihat jarak dan sisanya terakhir yakni prestasi di Porprov Bali XV/2022 silam.

Kemudian soal training camp (TC) ditegaskan Fajar Putra akan dimulai tiga bulan sebelum Pra-PON atau sekitar Maret tahun 2023. Sementara ini para pemanah yang masuk kerangka tim masih berlatih di klubnya masing-masing. Untuk rival, Fajar Putra menyebutkan ada dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta dan DKI Jakarta. “Untuk Pra-PON sendiri kabarnya digelar pada Juni di Jakarta,” tandasnya.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru