alexametrics
27.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Layangan Dilarang Terbang Saat Skydiving Bali International Boogie

BADUNG, BALI EXPRESS – Seiring dengan pelaksanaan event Skydiving Bali International Boogie (SBIB) 2022, pihak Kecamatan Kuta mengeluarkan imbauan agar tidak menerbangkan layang-layang.

Imbauan tersebut ditujukan untuk menjamin keamanan peserta terjun payung yang akan mendarat di Pantai Mesari, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta.

Sekretaris Camat Kuta Made Agus Suantara mengatakan, imbauan tersebut diberlakukan untuk mendukung perhelatan terjun payung bertaraf internasional.

Event tersebut dinilainya merupakan bentuk promosi pariwisata bagi Kecamatan Kuta, dalam upaya pemulihan kondisi pasca terdampak pandemi Covid-19. Sehingga hal itu menjadi suatu yang perlu disukseskan secara bersama.

“Keputusan itu merupakan bentuk tindaklanjut dari rapat yang telah dilakukan sebelumnya di Hotel Puri Sharon Seminyak, terkait perhelatan event tersebut. Jadi kami di kecamatan membuat surat pemberitahuan kepada Lurah Seminyak dan Legian, yang kami perluas sampai ke Kuta,” ujar Agus Suantara saat dikonfirmasi Rabu (22/6).

Menurutnya, imbauan tersebut sudah diberlakukan sejak 20-27 Juni. Bahkan imbauan tersebut melarang menaikkan layangan dalam seluruh ukuran, di ketinggian berapa pun, dan dalam momen apapun. Larangan menerbangkan layangan ini pun berlaku di Kelurahan Seminyak, Legian, dan Kuta.

Tentunya keluarnya imbauan ini ditujukan untuk menjamin keamanan para peserta terjun payung. “Kalau ada temuan yang menaikkan layang-layang, maka petugas panerepti akan mendatangi yang menaikkan dan akan langsung diturunkan. Kami juga minta para kepala lingkungan untuk mengawasi masyarakatnya, dan memberikan edukasi,” ungkapnya.

Event tersebut baru pertama dilangsungkan di Bali setelah sebelumnya sudah lima kali diselenggarakan di Mesir. Acara yang digelar Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Bali itu berkolaborasi dengan Perkumpulan Olahraga Dirgantara (Ordirga) Singkawang Aerosport Club (SAC) dari Jakarta, Komunitas Terjun Payung Skydive Egypt (SE) dari Cairo, Mesir dan Melali Bali DMC. (esa

 


BADUNG, BALI EXPRESS – Seiring dengan pelaksanaan event Skydiving Bali International Boogie (SBIB) 2022, pihak Kecamatan Kuta mengeluarkan imbauan agar tidak menerbangkan layang-layang.

Imbauan tersebut ditujukan untuk menjamin keamanan peserta terjun payung yang akan mendarat di Pantai Mesari, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta.

Sekretaris Camat Kuta Made Agus Suantara mengatakan, imbauan tersebut diberlakukan untuk mendukung perhelatan terjun payung bertaraf internasional.

Event tersebut dinilainya merupakan bentuk promosi pariwisata bagi Kecamatan Kuta, dalam upaya pemulihan kondisi pasca terdampak pandemi Covid-19. Sehingga hal itu menjadi suatu yang perlu disukseskan secara bersama.

“Keputusan itu merupakan bentuk tindaklanjut dari rapat yang telah dilakukan sebelumnya di Hotel Puri Sharon Seminyak, terkait perhelatan event tersebut. Jadi kami di kecamatan membuat surat pemberitahuan kepada Lurah Seminyak dan Legian, yang kami perluas sampai ke Kuta,” ujar Agus Suantara saat dikonfirmasi Rabu (22/6).

Menurutnya, imbauan tersebut sudah diberlakukan sejak 20-27 Juni. Bahkan imbauan tersebut melarang menaikkan layangan dalam seluruh ukuran, di ketinggian berapa pun, dan dalam momen apapun. Larangan menerbangkan layangan ini pun berlaku di Kelurahan Seminyak, Legian, dan Kuta.

Tentunya keluarnya imbauan ini ditujukan untuk menjamin keamanan para peserta terjun payung. “Kalau ada temuan yang menaikkan layang-layang, maka petugas panerepti akan mendatangi yang menaikkan dan akan langsung diturunkan. Kami juga minta para kepala lingkungan untuk mengawasi masyarakatnya, dan memberikan edukasi,” ungkapnya.

Event tersebut baru pertama dilangsungkan di Bali setelah sebelumnya sudah lima kali diselenggarakan di Mesir. Acara yang digelar Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Bali itu berkolaborasi dengan Perkumpulan Olahraga Dirgantara (Ordirga) Singkawang Aerosport Club (SAC) dari Jakarta, Komunitas Terjun Payung Skydive Egypt (SE) dari Cairo, Mesir dan Melali Bali DMC. (esa

 


Most Read

Artikel Terbaru

/