28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Cetak Sejarah Baru, Tenis Meja Gianyar Raih Dua Emas dalam Porprov Bali XV

GIANYAR, BALI EXPRESS – Cabang olahraga (cabor) Tenis Meja Kabupaten Gianyar menorehkan sejarah baru dalam Porprov Bali XV. Pasalnya atlet Tenis Meja Gianyar berhasil mempersembahkan dua medali emas.

 

Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Gianyar Putu Gede Pebriantara menjelaskan bahwa medali emas pertama diraih pada partai ganda campuran dengan atlet Pasek dan Komang Anik Sudarnita, dan medali emas berikutnya diraih pada partai ganda putri dengan atlet Komang Anik Sudarnita dan Ikha. “Sejarah baru telah dicetak oleh para patriot olahraga tenis meja Gianyar, di hari ketiga ini Gianyar menambah 2 medali emas dan 1 medali perunggu. Sehingga total dari hari pertama yang telah mempertandingkan 5 partai, tim Tenis meja Gianyar telah memperoleh 2 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu,” paparnya Kamis (24/11).

 

Untuk medali perak diraih pada partai beregu putri dengan atlet Komang Anik. Ikha dan Made Ria. Kemudian medali perunggu diraih pada partai beregu putra dengan atlet Ketut Indra, Pasek dan Ogix, serta partai ganda putri dengan atlet Made Ria dan Anis. “Baru kali ini tenis meja Gianyar bisa mendapatkan medali lebih dari 1 emas setelah di tahun 2005 Gianyar sempat mendapatkan emas dan itupun hanya 1 emas, dan 2 perunggu,” sambungnya.

Baca Juga :  LIB Stadion Persik vs Bali United Sesuai Rekomendasi Polda

 

Pihaknya pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Gianyar serta Perumda Tirta Sanjiwani yang sudah mensupport PTMSI Gianyar. Sebab atlet tenis meja yang meraih emas saat ini bekerja di Perumda Tirta Sanjiwani. “Tapi perjuangan belum usai, pertandingan tunggal putra dan putri akan berlangsung tanggal 24 November dan berakhir final tanggal 25 November. Mudah-mudahan Gianyar kembali berjaya,” tandasnya.

 

Sementara itu, Komang Anik Sudarnita, menuturkan jika dorongan dan dukungan berbagai pihak menambah semangat juang serta optimisme untuk selalu berjuang meraih medali. Pegawai Perumda Tirta Sanjiwani tersebut mengaku, sangat senang karena melalui kebijakan Bupati Gianyar dirinya dapat bekerja di perusahan daerah tersebut.

 

“Pada kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya karena atas kebijakan Bapak Bupati saya bersama Ikha bisa bekerja di perusahaan daerah sambil menjalani profesi sebagai atlet,” ujarnya.

Baca Juga :  Gol Neymar Bikin PSG Menang 1-0 atas Stade Brest

 

Sepertinya perhatian Bupati Gianyar terhadap atlet sangat didukung oleh berbagai jajarannya untuk mewujudkan prestasi keolahragaan Kabupaten Gianyar. Buktinya, pimpinan PDAM juga memberikan keleluasaan kepada atlet khususnya Anik dan Ikha untuk pulang sedikit lebih awal demi melakukan latihan.

“Biasanya atasan memberikan kami dispensasi untuk pulang lebih awal jam 14.30 untuk mengikuti Puslatda. Dan untuk event Porprov ini kita dikasi dispen full 1 bulan sebelum bertanding. Tak hanya dalam Porprov saja tapi kami juga diberi dispen kalau ada event lainnya,” lanjut Anik.

 

Anik sendiri menyabet 2 medali emas dalam Porprov kali ini di nomor ganda putri dan ganda campuran. “Saya merasa bangga dan terharu, karena beberapa kali ikut Porprov baru pertama kali bisa dapat emas, sebelumnya hanya perunggu. Jadi kerja keras dan kebijakan dari atasan saya bayar dengan medali emas untuk Gianyar dan Bapak Bupati yang telah mempercayakan saya,” tandasnya. (ras)

 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Cabang olahraga (cabor) Tenis Meja Kabupaten Gianyar menorehkan sejarah baru dalam Porprov Bali XV. Pasalnya atlet Tenis Meja Gianyar berhasil mempersembahkan dua medali emas.

 

Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Gianyar Putu Gede Pebriantara menjelaskan bahwa medali emas pertama diraih pada partai ganda campuran dengan atlet Pasek dan Komang Anik Sudarnita, dan medali emas berikutnya diraih pada partai ganda putri dengan atlet Komang Anik Sudarnita dan Ikha. “Sejarah baru telah dicetak oleh para patriot olahraga tenis meja Gianyar, di hari ketiga ini Gianyar menambah 2 medali emas dan 1 medali perunggu. Sehingga total dari hari pertama yang telah mempertandingkan 5 partai, tim Tenis meja Gianyar telah memperoleh 2 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu,” paparnya Kamis (24/11).

 

Untuk medali perak diraih pada partai beregu putri dengan atlet Komang Anik. Ikha dan Made Ria. Kemudian medali perunggu diraih pada partai beregu putra dengan atlet Ketut Indra, Pasek dan Ogix, serta partai ganda putri dengan atlet Made Ria dan Anis. “Baru kali ini tenis meja Gianyar bisa mendapatkan medali lebih dari 1 emas setelah di tahun 2005 Gianyar sempat mendapatkan emas dan itupun hanya 1 emas, dan 2 perunggu,” sambungnya.

Baca Juga :  Sempat ‘Linglung’, Cabor Panjat Tebing Fix di Tabanan

 

Pihaknya pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Gianyar serta Perumda Tirta Sanjiwani yang sudah mensupport PTMSI Gianyar. Sebab atlet tenis meja yang meraih emas saat ini bekerja di Perumda Tirta Sanjiwani. “Tapi perjuangan belum usai, pertandingan tunggal putra dan putri akan berlangsung tanggal 24 November dan berakhir final tanggal 25 November. Mudah-mudahan Gianyar kembali berjaya,” tandasnya.

 

Sementara itu, Komang Anik Sudarnita, menuturkan jika dorongan dan dukungan berbagai pihak menambah semangat juang serta optimisme untuk selalu berjuang meraih medali. Pegawai Perumda Tirta Sanjiwani tersebut mengaku, sangat senang karena melalui kebijakan Bupati Gianyar dirinya dapat bekerja di perusahan daerah tersebut.

 

“Pada kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya karena atas kebijakan Bapak Bupati saya bersama Ikha bisa bekerja di perusahaan daerah sambil menjalani profesi sebagai atlet,” ujarnya.

Baca Juga :  Spaso Punya Pendapat Spesial terhadap Idolanya, Boaz Salossa

 

Sepertinya perhatian Bupati Gianyar terhadap atlet sangat didukung oleh berbagai jajarannya untuk mewujudkan prestasi keolahragaan Kabupaten Gianyar. Buktinya, pimpinan PDAM juga memberikan keleluasaan kepada atlet khususnya Anik dan Ikha untuk pulang sedikit lebih awal demi melakukan latihan.

“Biasanya atasan memberikan kami dispensasi untuk pulang lebih awal jam 14.30 untuk mengikuti Puslatda. Dan untuk event Porprov ini kita dikasi dispen full 1 bulan sebelum bertanding. Tak hanya dalam Porprov saja tapi kami juga diberi dispen kalau ada event lainnya,” lanjut Anik.

 

Anik sendiri menyabet 2 medali emas dalam Porprov kali ini di nomor ganda putri dan ganda campuran. “Saya merasa bangga dan terharu, karena beberapa kali ikut Porprov baru pertama kali bisa dapat emas, sebelumnya hanya perunggu. Jadi kerja keras dan kebijakan dari atasan saya bayar dengan medali emas untuk Gianyar dan Bapak Bupati yang telah mempercayakan saya,” tandasnya. (ras)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/