alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Turnamen Bolavoli Badung Usai, Gala Desa Boleh Digeber

BADUNG, BALI EXPRESS – Turnamen Bolavoli PBVSI Badung telah memasuki tahap akhir dan tinggal menentukan pemenang. Turnamen ini sendiri merupakan yang pertama digelar setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi.

Turnamen diprakarsai oleh Pengkab PBVSI Badung, diikuti 36 tim voli dan dimulai sejak 18 April lalu. Tentu saja animo masyarakat akan voli sangat besar di turnamen ini, bahkan tak dipungkiri turnamen gala desa juga siap digeber dan sudah tersiar informasi beberapa desa siap menghelatnya. Hanya saja, gala desa bisa dilakukan ketika sudah mendapat izin rekomendasi dari Pengkab PBVSI Badung.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Pengkab PBVSI Badung, Agung Bagus Kade Kusimantara saat diwawancarai, Kamis (26/5). Menurutnya, setiap tim yang ingin mengadakan gala desa wajib mendapat rekomendasi dari PBVSI Badung.

“Karena berkaitan nanti dengan wasit. Dan wasitnya disupport oleh PBVSI Badung sendiri. Selain itu, gala desa ini menjadi acuan kami dalam mencari bibit pemain baru atau potensi baru yang dimiliki setiap desa,” beber Kusimantara.

Oleh karena itu, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) disarankan untuk turun langsung melihat pertandingan nanti. “Alurnya jadi terlihat. Setelah turnamen ini, para pemain yang dipantau apakah bisa konsisten di gala desa nanti. Kalau masih konsisten, akan dipanggil sebelum entri by name Porprov Bal. Atau paling tidak memiliki data base atlet baru,” seru pria yang berprofesi sebagai jaksa ini.

Yang ditekankan pihaknya juga, agar tidak berbenturan jadwalnya, satu kecamatan diimbau menggelar satu gala desa. Kemudian setelah itu dioper ke kecamatan yang jaraknya jauh. “Misalnya di kecamatan Mengwi ada gala desa, setelah itu dioper ke yang jauh misalnya di Abiansemal. Karena dahulu pernah kejadian ada gala desa yang berbarengan di satu kecamatan,” imbuhnya.

Termasuk juga tim yang telah ditunjuk atau ingin berkesempatan menjadi tuan rumah, wajib mengikuti satu gala desa sebelum menjadi host. “Akhir Mei ini ada gala desa di Munggu. Saya beri contoh, tim desa di Abiansemal kalau ingin menjadi tuan rumah setelah ini, mereka harus wajib ikut serta di gala desa di Munggu itu. Istilahnya saling undang nantinya,” tegas Kusimantara.

Untuk pemain di gala desa, sama halnya di turnamen PBVSI Badung ini, dibebaskan umurnya asalkan ber-KTP Badung. Dan, setiap tim boleh meminjam pemain luar Badung dengan maksimal dua orang.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

BADUNG, BALI EXPRESS – Turnamen Bolavoli PBVSI Badung telah memasuki tahap akhir dan tinggal menentukan pemenang. Turnamen ini sendiri merupakan yang pertama digelar setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi.

Turnamen diprakarsai oleh Pengkab PBVSI Badung, diikuti 36 tim voli dan dimulai sejak 18 April lalu. Tentu saja animo masyarakat akan voli sangat besar di turnamen ini, bahkan tak dipungkiri turnamen gala desa juga siap digeber dan sudah tersiar informasi beberapa desa siap menghelatnya. Hanya saja, gala desa bisa dilakukan ketika sudah mendapat izin rekomendasi dari Pengkab PBVSI Badung.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Pengkab PBVSI Badung, Agung Bagus Kade Kusimantara saat diwawancarai, Kamis (26/5). Menurutnya, setiap tim yang ingin mengadakan gala desa wajib mendapat rekomendasi dari PBVSI Badung.

“Karena berkaitan nanti dengan wasit. Dan wasitnya disupport oleh PBVSI Badung sendiri. Selain itu, gala desa ini menjadi acuan kami dalam mencari bibit pemain baru atau potensi baru yang dimiliki setiap desa,” beber Kusimantara.

Oleh karena itu, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) disarankan untuk turun langsung melihat pertandingan nanti. “Alurnya jadi terlihat. Setelah turnamen ini, para pemain yang dipantau apakah bisa konsisten di gala desa nanti. Kalau masih konsisten, akan dipanggil sebelum entri by name Porprov Bal. Atau paling tidak memiliki data base atlet baru,” seru pria yang berprofesi sebagai jaksa ini.

Yang ditekankan pihaknya juga, agar tidak berbenturan jadwalnya, satu kecamatan diimbau menggelar satu gala desa. Kemudian setelah itu dioper ke kecamatan yang jaraknya jauh. “Misalnya di kecamatan Mengwi ada gala desa, setelah itu dioper ke yang jauh misalnya di Abiansemal. Karena dahulu pernah kejadian ada gala desa yang berbarengan di satu kecamatan,” imbuhnya.

Termasuk juga tim yang telah ditunjuk atau ingin berkesempatan menjadi tuan rumah, wajib mengikuti satu gala desa sebelum menjadi host. “Akhir Mei ini ada gala desa di Munggu. Saya beri contoh, tim desa di Abiansemal kalau ingin menjadi tuan rumah setelah ini, mereka harus wajib ikut serta di gala desa di Munggu itu. Istilahnya saling undang nantinya,” tegas Kusimantara.

Untuk pemain di gala desa, sama halnya di turnamen PBVSI Badung ini, dibebaskan umurnya asalkan ber-KTP Badung. Dan, setiap tim boleh meminjam pemain luar Badung dengan maksimal dua orang.

 






Reporter: I Dewa Made Krisna Pradipta

Most Read

Artikel Terbaru

/