alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

KONI Serahkan Dana Tali Kasih Atlet dan Pelatih PON

DENPASAR, BALI EXPRESS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali memberikan dana tali kasih kepada para pelatih dan atlet Pelatda PON Bali. Langkah yang dilakukan KONI Bali ini sebagai support dalam keberlangsungan persiapan para patriot olahraga Bali menuju PON XX/2020 Papua.

Ketua Umum KONI Bali, I Ketut Suwandi usai pemberian tali kasih dibarengi acara Pemantapan Pelatda Bali PON XX Papua di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Rabu (28/4) mengatakan, dana tali kasih tersebut bukanlah gaji. Ini sebagai bentuk support KONI Bali untuk atlet dan pelatih dalam persiapan latihan. 

“Semoga dana ini bisa mensupport kebutuhan sehari-hari mereka, terutama penunjang fisik, penunjang transportasi mereka menuju tempat latihan dan sebagainya,” jelas Suwandi. 

Adapun total anggaran yang disiapkan untuk dana tali kasih ini senilai Rp 3 Miliar yang sudah dipotong pajak dengan nilai riilnya yakni Rp 2.377.500.000 ( Rp 2,3 Miliar lebih). Adapun penerimanya yakni 251 atlet dan 66 pelatih dari 28 cabang olahraga (cabor) atau total 317 orang. Besaran yang diterima masing-masing atlet dan pelatih yakni Rp 2,5 juta selama tri wulan pertama.

Baca Juga :  Dewa United Juarai eSports Tournament For Stronger Indonesia

Lanjut Suwandi, pihaknya berharap, dengan waktu efektif sebelum menuju Papua ini, dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ada sekitar 120 hari atau empat bulan efektif dalam latihan, walaupun keseluruhan PON itu 157 hari lagi dari jadwal, karena dipotong hari raya besar keagamaan atau libur nasional,” imbuh mantan Ketua KONI Badung ini. 

Pihaknya meyakini, para patriot olahraga Bali ini masih tetap semangat mempersiapkan diri, meski dalam masa pandemi seperti sekarang.

“Luar biasa semangat mereka untuk maju. Saya yakin atlet masih semangat, meski tertatih-tatih selama 1,4 tahun ini karena keterbatasan pergerakan karena pandemi,” tegas Suwandi. 

Ke depannya, pihak KONI Bali juga siap melakukan pemantauan langsung seluruh cabor tersebut dalam melakukan latihan. Langkah itu juga akan diselingi nasihat dan juga motivasi pembakar semangat para atlet. 

Baca Juga :  Penantian 18 Tahun, Bulutangkis Putri Dipastikan Genggam Perunggu

“Mulai minggu depan, kami turun langsung ke lapangan. Karena pendekatan manusiawi jauh lebih akan membakar semangat. Karena kita datang ke Papua untuk membela harga diri dan martabat Bali demi prestasi terbaik. Kalau tidak punya semangat dan jiwa patriot sebagai atlet, jangan berharap mendapat yang terbaik di PON nanti,” tandasnya. 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali memberikan dana tali kasih kepada para pelatih dan atlet Pelatda PON Bali. Langkah yang dilakukan KONI Bali ini sebagai support dalam keberlangsungan persiapan para patriot olahraga Bali menuju PON XX/2020 Papua.

Ketua Umum KONI Bali, I Ketut Suwandi usai pemberian tali kasih dibarengi acara Pemantapan Pelatda Bali PON XX Papua di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Rabu (28/4) mengatakan, dana tali kasih tersebut bukanlah gaji. Ini sebagai bentuk support KONI Bali untuk atlet dan pelatih dalam persiapan latihan. 

“Semoga dana ini bisa mensupport kebutuhan sehari-hari mereka, terutama penunjang fisik, penunjang transportasi mereka menuju tempat latihan dan sebagainya,” jelas Suwandi. 

Adapun total anggaran yang disiapkan untuk dana tali kasih ini senilai Rp 3 Miliar yang sudah dipotong pajak dengan nilai riilnya yakni Rp 2.377.500.000 ( Rp 2,3 Miliar lebih). Adapun penerimanya yakni 251 atlet dan 66 pelatih dari 28 cabang olahraga (cabor) atau total 317 orang. Besaran yang diterima masing-masing atlet dan pelatih yakni Rp 2,5 juta selama tri wulan pertama.

Baca Juga :  TNI/Polri Menjamin Keamanan Warga Papua Jelang HUT OPM

Lanjut Suwandi, pihaknya berharap, dengan waktu efektif sebelum menuju Papua ini, dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ada sekitar 120 hari atau empat bulan efektif dalam latihan, walaupun keseluruhan PON itu 157 hari lagi dari jadwal, karena dipotong hari raya besar keagamaan atau libur nasional,” imbuh mantan Ketua KONI Badung ini. 

Pihaknya meyakini, para patriot olahraga Bali ini masih tetap semangat mempersiapkan diri, meski dalam masa pandemi seperti sekarang.

“Luar biasa semangat mereka untuk maju. Saya yakin atlet masih semangat, meski tertatih-tatih selama 1,4 tahun ini karena keterbatasan pergerakan karena pandemi,” tegas Suwandi. 

Ke depannya, pihak KONI Bali juga siap melakukan pemantauan langsung seluruh cabor tersebut dalam melakukan latihan. Langkah itu juga akan diselingi nasihat dan juga motivasi pembakar semangat para atlet. 

Baca Juga :  Menang Dramatis, Liverpool Lengkapi Semifinalis Piala Liga

“Mulai minggu depan, kami turun langsung ke lapangan. Karena pendekatan manusiawi jauh lebih akan membakar semangat. Karena kita datang ke Papua untuk membela harga diri dan martabat Bali demi prestasi terbaik. Kalau tidak punya semangat dan jiwa patriot sebagai atlet, jangan berharap mendapat yang terbaik di PON nanti,” tandasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/