alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Adellia Pecahkan Rekor Nasional

JAKARTA, BALI EXPRESS- Kejurnas akuatik bertajuk Festival Akuatik Indonesia (FAI) berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta. Ajang itu berlangsung hingga 2 Agustus. FAI 2022 melombakan lima disiplin olahraga. Yakni, renang (26-29 Juli), polo air (26-30 Juli), loncat indah (30 Juli-2 Agustus), renang artistik (31 Juli-2 Agustus), serta renang master (30 Juli).

Pelatih renang Indonesia Michael Piper menyambut baik ajang tersebut. Menurut dia, itu menjadi kesempatan bagi para atlet untuk bersaing di level tertinggi. “Semuanya adalah untuk memiliki mimpi. Setelah Anda memiliki mimpi itu, Anda mengembangkan rencana untuk bekerja menuju tujuan Anda, mencapai mimpi itu,” ujar Michael.

Dia berharap para atlet bisa memanfaatkan ajang tersebut sebaik-baiknya. “Kerja keras, dedikasi. Bermimpi besar siapa pun bisa melakukannya. Ini hanya masalah siapa yang menginginkannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Proposal Sudah Masuk, Izin Walikota Cup Tergantung Pemerintah

Salah seorang atlet yang tampil baik pada ajang itu adalah perenang Jawa Barat Adellia. Dia berhasil mencatatkan hasil gemilang di nomor 50 meter gaya dada. Pada babak penyisihan, dia mencatatkan waktu 33,09 detik dan di babak final 33,05 detik yang sekaligus mencatatkan rekor nasional. “Nggak menyangka sih (bisa pecah rekor). Soalnya, saya jalani saja. Pokoknya, banyak terima kasih,” kata Adellia.

Sementara itu, perenang Jawa Timur Patricia Yosita Hapsari berhasil menjadi yang terbaik di nomor 100 meter gaya bebas putri dengan catatan 58,42 detik mengungguli rekannya sesama atlet Jatim lainnya Ressa Kania Dewi (58,70) dan atlet Jawa Tengah Sagita Putri Krisdewanti (58,93).

Meski berhasil, Patricia mengaku kurang puas dengan hasil yang didapat. Hanya, dengan keterbatasan persiapan pasca-SEA Games dan terkena masalah kesehatan lantaran terpapar Covid-19, dia tetap mensyukuri hasil yang didapat. “Jadi, cukup oke lah. Akan perbaiki 100 meter kupu-kupu dan 50 meter gaya bebas,” ucapnya.

Baca Juga :  Kalahkan Korsel, Tim Putri Indonesia Juara Grup di Selangor

Selain cabang renang, polo air diikuti sekitar 156 orang kelompok umur 18 tahun ke bawah. Kategori putri 26-27 Juli diikuti empat tim yakni DKi Jakarta, Jogjakarta serta Jawa barat A dan Jawa Barat B.

Pada kategori putra akan bertanding 28-30 Juli diikuti DKI Jakarta A dan DKI Jakarta B, Jawa Barat, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Yogyakara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara. Sementara cabang renang artistik berlangsung mulai 31 Juli-2 Agustus. (jpg/wan)

 


JAKARTA, BALI EXPRESS- Kejurnas akuatik bertajuk Festival Akuatik Indonesia (FAI) berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta. Ajang itu berlangsung hingga 2 Agustus. FAI 2022 melombakan lima disiplin olahraga. Yakni, renang (26-29 Juli), polo air (26-30 Juli), loncat indah (30 Juli-2 Agustus), renang artistik (31 Juli-2 Agustus), serta renang master (30 Juli).

Pelatih renang Indonesia Michael Piper menyambut baik ajang tersebut. Menurut dia, itu menjadi kesempatan bagi para atlet untuk bersaing di level tertinggi. “Semuanya adalah untuk memiliki mimpi. Setelah Anda memiliki mimpi itu, Anda mengembangkan rencana untuk bekerja menuju tujuan Anda, mencapai mimpi itu,” ujar Michael.

Dia berharap para atlet bisa memanfaatkan ajang tersebut sebaik-baiknya. “Kerja keras, dedikasi. Bermimpi besar siapa pun bisa melakukannya. Ini hanya masalah siapa yang menginginkannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Sang Legenda Bali Pensiun setelah Sabet Emas PON Papua di Usia ke-51

Salah seorang atlet yang tampil baik pada ajang itu adalah perenang Jawa Barat Adellia. Dia berhasil mencatatkan hasil gemilang di nomor 50 meter gaya dada. Pada babak penyisihan, dia mencatatkan waktu 33,09 detik dan di babak final 33,05 detik yang sekaligus mencatatkan rekor nasional. “Nggak menyangka sih (bisa pecah rekor). Soalnya, saya jalani saja. Pokoknya, banyak terima kasih,” kata Adellia.

Sementara itu, perenang Jawa Timur Patricia Yosita Hapsari berhasil menjadi yang terbaik di nomor 100 meter gaya bebas putri dengan catatan 58,42 detik mengungguli rekannya sesama atlet Jatim lainnya Ressa Kania Dewi (58,70) dan atlet Jawa Tengah Sagita Putri Krisdewanti (58,93).

Meski berhasil, Patricia mengaku kurang puas dengan hasil yang didapat. Hanya, dengan keterbatasan persiapan pasca-SEA Games dan terkena masalah kesehatan lantaran terpapar Covid-19, dia tetap mensyukuri hasil yang didapat. “Jadi, cukup oke lah. Akan perbaiki 100 meter kupu-kupu dan 50 meter gaya bebas,” ucapnya.

Baca Juga :  Wales vs Swiss, 1-1; Awali Euro 2020 dengan Berbagi Satu Poin

Selain cabang renang, polo air diikuti sekitar 156 orang kelompok umur 18 tahun ke bawah. Kategori putri 26-27 Juli diikuti empat tim yakni DKi Jakarta, Jogjakarta serta Jawa barat A dan Jawa Barat B.

Pada kategori putra akan bertanding 28-30 Juli diikuti DKI Jakarta A dan DKI Jakarta B, Jawa Barat, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Yogyakara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara. Sementara cabang renang artistik berlangsung mulai 31 Juli-2 Agustus. (jpg/wan)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/