alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Ubah Tekanan Jadi Motivasi, Rio Waida Kalahkan Peringkat 1 Dunia di G-Land

JAKARTA, BALI EXPRESS- Rio Waida, peselancar Indonesia satu-satunya di kompetisi selancar paling bergengsi di dunia, World Surf League (WSL) Championship Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land). Ia berhasil melaju dengan mulus di hari pertama, usai mengalahkan peringkat satu dunia, Felipe Toledo, Sabtu (28/5). Hasil ini membuat Rio melaju ke babak 16 besar.

Menurut peselancar asal Bali itu, penampilan hari pertamanya tersebut tidak ada kendala yang berarti. Di WSL kali ini Rio diharapkan bisa menjadi juara. Berbekal juara di kejuaraan bergengsi Sydney Surf Pro 2022 nomor Open Mens yang digelar di Manly Beach, Australia pada 17-24 Mei 2022 lalu, Rio optimistis bisa meraih juara di WSL tahun ini.

“Saya senang berada di sini, dan saya datang ke sini untuk menang. Saya akan berusaha keras untuk bisa menjadi juara di Indonesia,” kata Rio.

Pelatih Rio, Tipi Jabrik mengaku tidak terlalu terkejut dengan hasil yang ditorehkan Rio di hari pertama. Menurutnya performa Rio setelah kembali dari Olimpiade 2020 di Tokyo, kepercayaan dirinya telah berada di atas rata-rata. “Di pertandingan ini saya menilai performa Rio 80 persen,” kata Tipi.

Pria yang juga Sekjen Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) itu mengatakan, Rio telah mampu mengubah tekanan menjadi motivasi. Namun Tipi mengingatkan agar Rio tetap fokus ke pertandingan selanjutnya. “Yang Rio butuhkan adalah fokus, karena 24 peselancar di WSL ini semua hebat-hebat,” katanya.

Tipi yang juga mantan atlet selancar tersebut mengatakan, sangat sulit memprediksi hasil di selancar. Karena selain harus mengalahkan diri sendiri dan lawan, ada faktor lainnya yakni alam karena selancar arenanya adalah alam.

“Memprediksi surfing susah sekali. Pertandingan di alam, sehingga peluangnya sama 50-50 (fifty-fifty),” tambah Tipi. Di Olimpiade Tokyo 2022, Rio berhasil masuk 16 besar. Namun dia gagal melaju ke perempat final. (jpg/wan)

 


JAKARTA, BALI EXPRESS- Rio Waida, peselancar Indonesia satu-satunya di kompetisi selancar paling bergengsi di dunia, World Surf League (WSL) Championship Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land). Ia berhasil melaju dengan mulus di hari pertama, usai mengalahkan peringkat satu dunia, Felipe Toledo, Sabtu (28/5). Hasil ini membuat Rio melaju ke babak 16 besar.

Menurut peselancar asal Bali itu, penampilan hari pertamanya tersebut tidak ada kendala yang berarti. Di WSL kali ini Rio diharapkan bisa menjadi juara. Berbekal juara di kejuaraan bergengsi Sydney Surf Pro 2022 nomor Open Mens yang digelar di Manly Beach, Australia pada 17-24 Mei 2022 lalu, Rio optimistis bisa meraih juara di WSL tahun ini.

“Saya senang berada di sini, dan saya datang ke sini untuk menang. Saya akan berusaha keras untuk bisa menjadi juara di Indonesia,” kata Rio.

Pelatih Rio, Tipi Jabrik mengaku tidak terlalu terkejut dengan hasil yang ditorehkan Rio di hari pertama. Menurutnya performa Rio setelah kembali dari Olimpiade 2020 di Tokyo, kepercayaan dirinya telah berada di atas rata-rata. “Di pertandingan ini saya menilai performa Rio 80 persen,” kata Tipi.

Pria yang juga Sekjen Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) itu mengatakan, Rio telah mampu mengubah tekanan menjadi motivasi. Namun Tipi mengingatkan agar Rio tetap fokus ke pertandingan selanjutnya. “Yang Rio butuhkan adalah fokus, karena 24 peselancar di WSL ini semua hebat-hebat,” katanya.

Tipi yang juga mantan atlet selancar tersebut mengatakan, sangat sulit memprediksi hasil di selancar. Karena selain harus mengalahkan diri sendiri dan lawan, ada faktor lainnya yakni alam karena selancar arenanya adalah alam.

“Memprediksi surfing susah sekali. Pertandingan di alam, sehingga peluangnya sama 50-50 (fifty-fifty),” tambah Tipi. Di Olimpiade Tokyo 2022, Rio berhasil masuk 16 besar. Namun dia gagal melaju ke perempat final. (jpg/wan)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/