Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Indonesia dan India Perkuat Kolaborasi AI untuk Transformasi Digital

Rika Riyanti • Rabu, 29 Januari 2025 | 20:56 WIB

KOLABORASI: Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mentransformasi ekosistem kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.
KOLABORASI: Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mentransformasi ekosistem kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.

 

 

 

BALIEXPRESS.ID - Indonesia dan India semakin memperkuat kemitraan strategis dalam pengembangan kecerdasan artifisial (AI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara perusahaan teknologi dari kedua negara.

Kolaborasi ini merupakan kemitraan berskala besar pertama antara kedua negara yang berfokus pada pengembangan AI, yang menggarisbawahi komitmen bersama guna mendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan transformasi sosial budaya melalui teknologi AI.

AIonOS—sebuah joint venture antara InterGlobe dan Assago Group—berkomitmen mentransformasi bisnis dengan teknologi AI, sementara Indosat adalah penyedia telekomunikasi terkemuka yang memiliki tujuan besar untuk memberdayakan masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Profil Kadis Kebudayaan Klungkung I Ketut Suadnyana : Berawal dari Guru Kimia, Mengabdi dengan Totalitas

Melalui kolaborasi ini, tercipta inisiatif AI³ (AI untuk Indonesia dan India yang didukung oleh Indosat dan AIonOS).

Inisiatif ini bertujuan untuk menggabungkan keahlian Indosat dalam memahami kebutuhan domestik Indonesia dengan teknologi inovatif AIonOS.

Chief Executive Officer AIonOS, C.P. Gurnani, mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi India sekaligus momen krusial dalam mewujudkan ekosistem ‘AI-for-all’.

Baca Juga: Keterangan Saksi Soal Anak Bunuh Ayah dengan Kejam: Kepala Dipenggal dan Dibuang di Halaman Warga

Menggabungkan layanan unggulan keduanya, dan inovasi AI dari AIonoS, inisiatif ini bertujuan memberdayakan Indonesia dengan keterampilan AI.

“Mendorong pertumbuhan di sektor pariwisata dan pertanian berkelanjutan, serta memperkuat SDM untuk transformasi digital nasional. Kolaborasi ini juga memperkokoh posisi India sebagai pemimpin pengembangan platform AI berskala besar dan penerapannya di industri global,” katanya.

AI³ difokuskan pada pengembangan solusi berbasis AI di tiga sektor utama yakni pariwisata, ekonomi berbasis pengetahuan, dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Tiga Pilar Strategis AI³, pertama, tranformasi bidang pariwisata, AI³ dirancang untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB Indonesia.

Inisiatif ini akan mendukung konektivitas yang lebih baik, mempromosikan keanekaragaman budaya lokal, serta menciptakan peluang pendapatan baru bagi usaha kecil dan menengah (UMKM).

Dengan memanfaatkan teknologi AI, AI³ juga bertujuan untuk mengintegrasikan kekayaan warisan budaya Indonesia ke dalam jaringan pariwisata global secara berkelanjutan.

Baca Juga: Revolusi Pertanian di Kabupaten Tabanan! Petani Uji Coba Drone Canggih, Hemat Waktu dan Pupuk

Kedua, membangun ekonomi berbasis pengetahuan, dalam upaya menyiapkan tenaga kerja yang kompeten di era ekonomi digital, AI³ menggandeng institusi pendidikan terkemuka di Indonesia dan India untuk mengembangkan program pelatihan berbasis AI.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan keahlian SDM, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin ekonomi berbasis pengetahuan di tingkat global.

Ketiga, meningkatkan ketahanan pangan berkelanjutan, AI³ akan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

Baca Juga: Terungkap! Rekaman CCTV Hotel Jadi Kunci Misteri Koper Merah Berisi Mayat Dimutilasi

Dengan solusi inovatif dan berkelanjutan, petani lokal dapat mengakses teknologi yang inovatif guna menghadapi tantangan perubahan iklim dan meningkatkan hasil panen.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan, AI³ adalah manifestasi komitmen pihaknya untuk mendorong inovasi teknologi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk mentransformasi sektor strategis seperti pariwisata, ketahanan pangan, dan pengembangan talenta, tetapi juga mendukung terwujudnya visi besar Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Ni Wayan Restiti: Petani Muda, Mahasiswa Hukum, dan Konten Kreator Inspiratif dari Bali

“Kolaborasi ini menandai era baru hubungan antara Indonesia dan India, menciptakan peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pusat pengembangan AI di kawasan Asia Tenggara,” ucapnya.

Vikram juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan menghasilkan solusi inovatif yang bermanfaat bagi jutaan masyarakat di Indonesia, sekaligus mempererat hubungan diplomasi teknologi antara kedua negara.

Nota Kesepahaman ini adalah bukti nyata bagaimana kerja sama antarnegara dapat mendorong inovasi teknologi yang memberikan manfaat luas.

Dengan fokus pada pariwisata, pengembangan talenta, dan ketahanan pangan, AI³ menjadi katalisator dalam menghadirkan solusi berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Sudah Capai 190 Ribuan Awal 2025, Pekerja Non Upah Terus Dibidik untuk Kantongi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membuka era baru dalam sinergi teknologi antara Indonesia dan India, menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kedua negara.(***)

Editor : Rika Riyanti
#india #pariwisata #Artifical Intelligence #indonesia