26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Tabanan Rancang Badan Pengelola Dermaga Bedugul

TABANAN, BALI EXPRESS – Dermaga Danau Beratan di Desa Candi Kuning Kecamatan Baturiti, saat ini sudah rampung. Namun sampai saat ini proyek senilai Rp 34 miliar ini belum dihibahkan kepada Pemkab Tabanan.

Meski status dermaga ini belum diserahkan pengelolaannya, Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyatakan, pihaknya sudah merancang badan pengelola yang nantinya bertanggung jawab dalam operasional dermaga ini.

“Untuk pengelolaannya, nanti akan dibentuk badan dibawah Dinas Perhubungan. Biayanya belum bisa dipastikan, karena belum diserahkan. Mudah-mudahan nanti BRIDA bisa meriset berapa cocoknya anggaran untuk pengelolaan dermaga ini,” jelasnya Kamis (8/12).

Badan pengelolan dermaga ini diakui Bupati Sanjaya sangat diperlukan. Karena adanya badan pengelolaan, maka potensi wisata dermaga ini bisa dikembangkan dengan maksimal. Karena obyek wisata itu tidak saja di darat, tapi juga bisa berupa wisata air. Sehingga dengan adanya dermaga ini, maka wisata air di Bedugul bisa dikembangkan lebih maksimal menjadi salah satu potensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Dahulu atraksi wisata air di Bedugul kan sudah ada. Nah sekarang dengan adanya dermaga ini, maka potensi itu bisa kembali dikembangkan. Disinilah pentingnya peran badan pengelola tersebut. Karena dengan adanya badan ini, pengelolaannya bisa satu pintu, tidak ada lagi operator wisata yang liar-liar itu,” paparnya.

Dermaga Danau Beratan atau Dermaga Bedugul ini, pengerjaannya dimulai sejak 2018 lalu dan dijadwalkan rampung 2020 lalu. Namun karena pandemi Covid-19, proses penyelesaian dermaga molor hingga 2022. Dana yang digunakan untuk pembangunan dermaga ini berasal dari dana APBN sebesar Rp 34 miliar.

 






Reporter: IGA Kusuma Yoni

TABANAN, BALI EXPRESS – Dermaga Danau Beratan di Desa Candi Kuning Kecamatan Baturiti, saat ini sudah rampung. Namun sampai saat ini proyek senilai Rp 34 miliar ini belum dihibahkan kepada Pemkab Tabanan.

Meski status dermaga ini belum diserahkan pengelolaannya, Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyatakan, pihaknya sudah merancang badan pengelola yang nantinya bertanggung jawab dalam operasional dermaga ini.

“Untuk pengelolaannya, nanti akan dibentuk badan dibawah Dinas Perhubungan. Biayanya belum bisa dipastikan, karena belum diserahkan. Mudah-mudahan nanti BRIDA bisa meriset berapa cocoknya anggaran untuk pengelolaan dermaga ini,” jelasnya Kamis (8/12).

Badan pengelolan dermaga ini diakui Bupati Sanjaya sangat diperlukan. Karena adanya badan pengelolaan, maka potensi wisata dermaga ini bisa dikembangkan dengan maksimal. Karena obyek wisata itu tidak saja di darat, tapi juga bisa berupa wisata air. Sehingga dengan adanya dermaga ini, maka wisata air di Bedugul bisa dikembangkan lebih maksimal menjadi salah satu potensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Dahulu atraksi wisata air di Bedugul kan sudah ada. Nah sekarang dengan adanya dermaga ini, maka potensi itu bisa kembali dikembangkan. Disinilah pentingnya peran badan pengelola tersebut. Karena dengan adanya badan ini, pengelolaannya bisa satu pintu, tidak ada lagi operator wisata yang liar-liar itu,” paparnya.

Dermaga Danau Beratan atau Dermaga Bedugul ini, pengerjaannya dimulai sejak 2018 lalu dan dijadwalkan rampung 2020 lalu. Namun karena pandemi Covid-19, proses penyelesaian dermaga molor hingga 2022. Dana yang digunakan untuk pembangunan dermaga ini berasal dari dana APBN sebesar Rp 34 miliar.

 






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru